Beranda kutim Ingin Perempuan Kutim Mandiri :PPPA dan Dharma Wanita Gelar Seminar Kepribadian

Ingin Perempuan Kutim Mandiri :PPPA dan Dharma Wanita Gelar Seminar Kepribadian

490
0

SANGATTA (3/5-2018)
Terinpirasi masih banyaknya wanita di Kutim belum bisa mengembangkan potensi dirinya baik di dunia usaha, politik, sosial ekonomi serta karier di berbagai lembaga pemerintah maupun swasta, membuat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (PPPA) Kutai Timur (Kutim) menggelar Seminar kepribadian.
Seminar yang digelar di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutai Timur, Kamis (3/5) merupakan kerja berang dengan Darma Wanita Persatuan Kutai Timur. “Perempuan harus mampu mengembangkan bakat dan potensi, untuk meningkatkan kuallitas hidup baik dari sosial, ekonomi maupun politik. Masih anyak perempuan yang belum dapat mengembangkan potensi dirinya sesuai pendidikan dan bakatnya,” ungkap Kepala Dinas PPPA Kutai Timur Aisyah.
Ia mengharapkan perempuan di Kutai Timur tidak tergantung dengan orang lain, namun bisa memiliki kemampuan sendiri, dan bisa menjadi idola bagi anak-anaknya.
Bertemakan “Dengan Personal Development perempua mampu mengembangkan bakat dan potensi, meningkatkan kualitas hidup dan memberikan kontribusi dalam mewujudkan impian dan cita-cita “ ini menghadirkan Nora Suzuki Makodompait – Pakar Kepribadian yang juga Direktur Universitas 17 Agustus (Untag) Samarinda.
Wabup Kasmidi Bulang sebelum membuka seminar yang diikuti berbagai organisasi kewanitaan di Kutim ini, mengakui salah satu bentuk keberadaan perempuan adanya Kementerian Pemberdayaan Perempuan. “Adanya lembaga khusus kaum perempuan ini, menandakan negara memperhatikan masalah perempuan di Indonesia, sedangkan dari sisi politik sudah diwajibkan Parpol menempatkan perempuan tiga puluh persen di jajaran kepengurusannya,” ungkap Kasmidi seraya menambahkan perhatian negara terhadap perempuan, tinggi.
Ia berharap melalui seminar kepribadian, kemampuan perempuan di Kutim tidak kalah dengan perempuan daerah lain namun tidak melupakan kobdratnya sebagai ibu dari anak-anak dan pendamping suami.(ADV-KOMINFO)

Artikulli paraprakE-Learning Membantu Orang Tua dan Sekolah Meningkatkan Pendidikan
Artikulli tjetërTinggal 4 Orang CJH Belum Lunasi BPIH