Beranda hukum Fasum Kurang Diawasi, Kenakalan Remaja Makin Marak

Fasum Kurang Diawasi, Kenakalan Remaja Makin Marak

1478
0
DIAWASI : Salah satu arena rekreasi bagi warga Sangatta yang kerap dijadikan arena pesta miras, ngomix dan ngelem serta seks oleh sejumlah oknum termasuk kaum remaja

SANGATTA,Suara Kutim.com
Fasilitas Umum (Fasum) terutama taman dan tempat-tempat rekreasi yang dibangun Pemkab Kutim, dianggap kurang mendapat pengawasan sehingga hanya menjadi tempat maksiat sejumlah oknum masyarakat terutama remaja.
Sejumlah warga masyarakat mengharapkan, semua fasum yang dibangun Pemkab diawasi ketat setiap malam. “Pengawasan ketat pada tempat-tempat umum itu perlu, karena selama ini kerap dijadikan arena perbuatan yang tidak pantas bahkan melibatkan anak-anak muda termasuk pelajar,” kata Suprianto – warga Sangatta.
Hal senada diungkapkan Sunarti (41), Ramlan (45) dan Arbayah (35) kesemuanya warga Sangatta. Ditemui terpisah, ketiga merasa miris karena banyak anak-anak usia sekolah di Sangatta sudah terlibat hal yang kurang pantas. “Hendaknya tempat-tempat umum itu ada petugasnya, jangan dibiarkan baik siang maupun malam karena kerap dijadikan tempat berbuat kurang pantas seperti ngobat bahkan seks,” sebut Sunarti.
Wanita yang sehari-harinya mengaku ibu rumah tangga, menyambut baik pemerintah membangun fasilitas umum termasuk taman rekreasi bagi warga masyarakat, namun jika tidak diawasi ketat ada yang menyalahgunakan. “Ini tanggungjawab kita semua, namun pemkab punya aparat seperti Satpol harus digerakan agar tidak ada lagi tempat-tempat umum jadi tempat maksiat,” pesannya.
Isu tempat-tempat rekreasi yang dibuat pemkab dijadikan arena mesum kalangan pelajar dibenarkan Ramlan (45) yang mengaku pernah memergoki. “Kejadiannya justru siang hari tidak jauh dari kantor pemerintah di Bukit Pelangi, mereka kepergok saja sedang asyik bersetubuh masih menggunakan pakaian sekolah,” ungkap Ramlan.
Pernyataan Ramlan ini dibenarkan Kepala Satpol PP Rizali Hadi yang menyebutkan belum lama ini, anggotanya memergoki dua pasangan pelajar asal Bengalon sedang “bolos” di sebuah gazebo dekat Kantor Dinas PU. “Dilihat dari luar, memang tidak terlihat karena bangunannya terlidung kecuali sepeda motor yang ditempatkan di luar, ketika ditangkap kedua pasangan tampak kusut pakaiannya,” aku Rizali Hadi.
Pengamatan Suara Kutim.com arena yang kerap dijadikan pesta miras, obat terlarang serta seks di Sangatta cukup banyak diantaranya kawasan Bukit Pelangi, Taman Bermain STC, Patung Burung, Folder Air, Kawasan Kenyamukan, Stadion, GOR Bulu Tangkis, Kampus STIPER serta lokasi ring road di Jalan APT Parnoto. (SK-10-SK-012)

Artikulli paraprakLimbah Pabrik CPO Masuk Sungai, Warga Kaubun Merana
Artikulli tjetërJelang BBM Turun, SPBU Tetap Ramai