Beranda hukum FKW-S2 Ingin Membantu, Bukan Minta Bantuan Pemkab Kutim

FKW-S2 Ingin Membantu, Bukan Minta Bantuan Pemkab Kutim

865
0
Pengurus FWK-S2 Kutim seusai deklarasi, Rabu (17/1) malam.

SANGATTA (17/1-2018)
Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS) di Kutim bertambah dengan berdirinya Forum Komunikasi Warga Sulawesi Selatan (FKW-S2) yang deklarasi pendiriannya dilakukan di Hotel Royal Victoria, Rabu (17/1).
Deklarasi yang dihadiri Wakapolres Kutim Kompol Supriyanto, Pasi Intel Kodim 0909 Sangatta, anggota DPRD Kutim serta sejumlah tokoh masyarakat, berlangsung sederhana namun nuasa budaya Bugis terasa. “FKW-S2 berdiri untuk meningkatkan peran warga Bugis dalam kehidupan sosial karenanya dalam waktu dekat akan digelar kegiatan-kegiatan sosial seperti khitanan massal, pengobatan gratis atau hal-hal lain yang dapat membantu warga masyarakat,” terang Haji Kinsu.
Selain menegaskan FKW-S2 tidak akan terlibat dalam politik, disebutkan FKW-S2 yang berkantoir disebuah ruko di Jalan Diponegoro Sangatta Utara, tidak akan meminta bantuan atau menikmati dana Pemkab Kutim. “FKW-S2 akan berdiri sendiri dengan kamampuan yang ada, kami menerapkan semangat gotong royong untuk kepentingan warga,” kata pria yang lebih dikenal dengan Haji Lulu.
Dalam deklarasi yang dibacakan Asbudi diungkapkan keberhasilan suatu bangsa bukanlah hasil kerja perseorangan. Tetapi keberhasilan itu berlandaskan kerja-kerja kolektif yang dilakukan oleh seluruh komponen masyarakatnya bahwa dalam rangka menyikapi pentingnya kerja-kerja kolektif itu,maka kami dari warga entitas suku sulawesi selatan yang bermukim di Kutai timur, mendirikan sebuah organisasi yang diberi nama FKW-S2.
“FKW-S2 sebagai wadah komunikasi anggota-anggotanya yang tidak hanya bersal dari daerah sulawesi selatan tetapi juga yang berasal dari luar sulawesi selatan dalam rangka menyikapi kehidupan sosial masyarakat Kutai Timur, olehnya itu Foruko Komunikasi Warga Sulawesi Selatan / FKW-S2 mendeklarasikan diri, untuk melakukan kegiatan kegiatan membantu pemerintah melakukan kerja kerja sosial kemasyarakatan sebagai bagian dari gerakan kerja kolektif warga sulawesi selatan untuk kemajuan daerah serta mengajak organisasi kemasyarakatan yang berada di Kutai Timur untuk ikut terlibat dalam aksi aksi sosial yang dilakukan oleh FKW-S2,” sebut Asbudi seraya menambahkan FKW-S2 ikut menjaga kondusifitas daerah dalam rangka ketertiban dan keamanan daerah.(SK12)

Artikulli paraprakTingkatkan Layanan Publik, Diskominfo Tuntaskan Program Smart City
Artikulli tjetërPagi Tadi, 4 Rumah Terbakar di Muara Bengkal