Beranda kutim Fujiantoro : R-HAN Karya Anak Bangsa, Kini Terus Disempurnakan

Fujiantoro : R-HAN Karya Anak Bangsa, Kini Terus Disempurnakan

805
0
Tim Kementrian Pertahanan saat berada di Poskok Latgab TNI di Sekerat Bengalon.

SANGATTA (25/10-2018)
Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pertahanan ( Kemhan) terus melakukan penyempurnaan Roket R-HAN 122 B. Beberapa upaya penyempurnaan yang dilakukan antara lain adalah desain ulang warhead roket dengan berat 16-18 kg, uji statis warhead dan uji fungsi roket.
Kabidsarpras Kemenhan Fujiantoro saat bertandang ke Makodim 0909 Sangatta, Rabu (24/10) menyebutkan roket buah karya anak bangsa ini, pernah diuji coba pada tahun 2015 lalu. “Uji coba dilakukan Balitbang Kemhan dengan PT Pindad, uji fungsi bertujuan untuk menguji konsistensi performansi roket setelah uji terbang roket,” terangnya.
Kepada Suara Kutim.com, Fujiantoro didampingi Kasdim 0909 Sangatta Mayor Inf Jon Young Saragih, menyebutkan roket R-Han 122 B tahap pertama dinyatakan baik dengan melakukan pengamatan dan perekaman data uji Dinamiss berupa prestasi terbang roket, perilaku terbang roket dan keandalan muatan serta konsistensi performans roket.
Sementara itu untuk uji fungsi dan Dinamis Roket R-HAN 122 B tahap kedua, ujar Fujiantoro, bulan Agustus 2015 di Garut oleh Konsorsium Roket Nasional. Uji coba kedua, dilakukan untuk perbaikan minor dalam penyempurnaan bidang desain untuk memperbaiki trajectory atau lintasan stabilitas dan jarak capai dari Uji Dinamis pertama sebagai implementasi dari konsorsium pada tahun 2014. “Saat Uji Dinamis ke dua, ada 6 unit roket dengan desain Roket RM 70 Grad Marinir yang pernah ditembakan di Latgab TNI di Sekerat beberapa tahun lalu,” bebernya.
Sedangkan uji dinamis tahap tiga yang menggunakanb 25 roket, sebut Fujiantoro, dilaksanakan Konsorsium Roket Nasional tahun 2016 di Lumajang Jawa Timur. Pada uji ketiga ini, dijelaskan disaksikan perwakilan Balitbang Kemhan, PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad, PT Dahana, LAPAN dan Kemristekdikti.
Dalam uji coba itu, timpal Kolonel Inf Budi Kusworo-Peneliti Mady Puslidbang, metode yang digunakan adalah metode pengamatan pada mata uji, kelancaran kerja dan Telemetry Recording. Sedangkan teknik pelaksanaan dilakukan pencatatan jarak capai dan evaluasi untuk validasi kemampuan dan kehandalan terhadap spesifikasi desain.
Bila program berhasil, ujar Fujiantoro, Kemhan mendorong pemenuhan kebutuhan Roket bagi TNI dari dalam negeri dengan berbagai spektek, terlebih pemerintah menetapkan tujuh Program Strategis Nasional di bidang Alutsista diantaranya adalah Roket Pertahanan yang tiada lain Program Nasional Strategis. “Keberhasilan program ini akan menorehkan sejarah hasil karya anak bangsa, karenanya untuk uji coba selanjutnya dicari lokasi yang ideal terlebih jangkauan R-HAN bisa mencapai 100 Km,” sebut Fujinatoro.(SK11)

Artikulli paraprakGiliran Mahasiswa STIPER Diajak Perangi Golput
Artikulli tjetërPesawat Kepresidenan Mendarat Mulus di Bandara APT Pranoto, Warga Senang