Beranda hukum Gaji TK2D Segera Dibayar, Hanya Diknas Terlambat

Gaji TK2D Segera Dibayar, Hanya Diknas Terlambat

1259
0
Suasana pertemuan Wabup Kutai Timur Kasmidi Bulang dengan Pegawai TK2D.

SANGATTA (29/7-2019)

Di tengah kegalauan pegawai Pemkab Kutim terakit gaji TK2D dan insentiof bisa dibayarkan atau tidak, disaat Pemkab melakukan pemangkasan anggaran dengan istilah rasionalisasi sebesar 36 persen, Senin (29/7) tersiar kabar mengembirakan  yakni  gaji Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) di Kutai Timur, termasuk insentif dibayarkan.

Sekretaris Dinas Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kutim, Hamdan,  Senin (29/7) menyebutkan gaji TK2D untuk bulan Juni 20919  sudah diposting  BPKAD pada  Jum’at (26/7) ke BPD Kaltimra Cabang Sangatta, sedangkan  gaji bulan Juli dibayar pada awal Agustus 2019.

“Alhamdulillah untuk insentif pegawai bulan Mei dan Juni telah terealisasi, tinggal di cek oleh masing-masing SKPD. Untuk gaji TK2D bulan Juni juga sudah dilakukan dibawah penanganan BPKAD, termasuk Dinas Kesehatan  dan RSUD Kudungga. Sementara untuk Dinas Pendidikan belum dilakukan, masih menunggu data dari pihak dinas tersebut. Untuk gaji bulan Juli dan insentif PNS bulan Juni akan dibayarkan pada Agustus ini,” bebernya.

Wakil Bupati (Wabup)  Kasmidi Bulang menyambut baik kabar diprosesnya pembayaran gaji TK2D dan insentif pegawai telah dilakukan. Karena menurutnya, pada apel pagi pertanyaan-pertanyaan muncul dari  TK2D terkait kewajiban Pemkab Kutim dalam melakukan pembayaran gaji mereka.

“Ini informasi yang baik, karena dapat menenangkan dan meningkatkan kinerja dari PNS maupun TK2D. Terkait Dinas Pendidikan yang belum dilakukan juga harus segera dikeluarkan, mengingat masuk Agustus sudah mendekati lebaran Idul Adha,” terang orang dua di Pemkab Kutim ini.

 Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Roma Malau menyebutkan bahwa pihaknya telah menyerahkan data terkait penggajian TK2D di Disdik pada Jum’at pekan lalu, dan diharapkan dapat dilakukan pembayaran gaji pada Minggu akhir Juli.

“Keterlambatan data yang diserahkan pada pihak BPKAD, dikarenakan pihak kami menunggu data absensi dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas. Kalau tidak ada absensi, pihak kami tidak akan mencairkan gaji. Mengingat hal ini terkait dengan kedisiplinan, ada dua UPT dan itu sudah diselesaikan pada Jum’at lalu. Sehingga hal ini dapat segera terealisasikan, adapun insentif TK2D dan dana BOSDA belum terbayarkan,” ungkapnya.(SK3)

Artikulli paraprakIPK Kutim Rendah, Wabup Minta Perhatian Kepala OPD
Artikulli tjetërIPK Kutim di Bawah Mahulu