Beranda hukum Gubernur Teruskan Tuntutan Mahasiswa ke Presiden Jokowi

Gubernur Teruskan Tuntutan Mahasiswa ke Presiden Jokowi

482
0
Wagub Kaltim Hadi Mulyadi saat menemui mahasiswa yang berdemo dengan tuntutan menolak UU Ciipta Kerja

SAMARINDA (21/10-2020)

                Pemprov Kaltim meneruskan tuntutan mahasiswa di Samarinda terkait UU Cipta Kerja. Surat Gubernur Kaltim Isran Noor, tertanggal 21 Oktober 2020 dibacakan Wagub Hadi Mulyadi dihadapan masiswa dan segera dikirim ke Presiden Jokowi di Jakarta.

                “Kepada yang terhormat, Presiden Republik Indonesia di Jakarta. Perihal, penyampaian aspirasi mahasiswa MAHAKAM menggugat terhadap Undang-Undang Omnibus Law atau Undang-Undang Cipta Kerja. Disampaikan dengan hormat, bahwa telah disahkan Undang-Undang Cipta Kerja oleh DPR-RI pada 5 Oktober 2020.

Di Kalimantan Timur telah terjadi unjuk rasa dan penolakan atas Undang-Undang tersebut oleh Mahasiswa MAHAKAM Menggugat pada 21 Oktober 2020. Sehubungan dengan tersebut, Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Timur menyampaikan aspirasi Mahasiswa MAHAKAM Menggugat yang menolak Undang-Undang Omnibus Law atau Undang-Undang Cipta Kerja,” tulis Isran Noor dalam suratnya yang juga diberikan ke perwakilan mahasiswa.

Wagub Hadi Mulyadi dihadapan mahasiswa  menegaskan Pemprov Kaltim akan menyampaikan seluruh tuntutan mahasiswa secara sepenuhnya tanpa ada mengurangi apa pun. “Ini kewajiban kami untuk menyamoaikan sepenuhnya tuntutan adek-adek mahasiswa kepada pemerintah pusat,” tegas Hadi.

Hadi menyampaikan apresiasi Pemprov dan seluruh masyarakat Kaltim memuji sikap mahasiswa berdemo namun tidak anarkis. “Pemprov mengapresiasi sikap mahasiswa yang menggelar aksi tanpa anarkis, dan benar-benar mewujudkan demokrasi yang baik kepada semua pihak. Hidup Mahasiwa, Hidup Mahaiswa kata Hadi berulang kali.(SK8)

Artikulli paraprakSalah Gunakan Aset Pemprov Kaltimn Bisa Dipidanakan
Artikulli tjetërPejabat Kena OTT KPK, Kutim Kehilangan Rp13 M