Beranda hukum Gunakan Biaya Sendiri, Warga Kutara Minta Pembentukan Kabupaten Kutara Segera

Gunakan Biaya Sendiri, Warga Kutara Minta Pembentukan Kabupaten Kutara Segera

1349
0
Sebagian warga Kutai Utara saat bertolak ke Jakarta, Sabtu (22/9).

JAKARTA (22/9-2018)
Puluhan warga Kutai Utara (Kutara) kini sudah berada di Jakarta, mereka akan mengikuti pertemuan Forum Komunikasi Nasional (Forkonas) Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Senin (24/9) dengan Komite I DPD RI.
Warga Kutara yang datang ke ibukota negara untuk memperjuangkan pembentukan Kabupaten Kutara, datang dengan biaya sendiri. “Kami hanya memfasilitasi penginapan mereka yakni di Mess Perwakilan Pemprov Kaltim di Jalan Kwitang II Jakarta Pusat,” terang Majedy Effendi.
Darman –salah seorang warga Kutara yang hari ini tiba di Jakarta, mengakui mereka datang ke Jakarta untuk membukti kepada pemerintah pusat kalau usulan pembentukan Kutara itu bukan kehendak seglintir orang tetapi orang banyak.
Pantauan Suara Kutim.com, rombongan dari Kutara datang ke Jakarta secara bergantian namun tujuan mereka sama yakni Perwakilan Pemprov Kaltim. Rencananya, setelah mengikuti pertemuan di DPD-RI dan menggelar aksi depan Istana Negara, sebagian langsung kembali ke Kaltim.
Selain warga Kutara yang datang, puluhan warga asal Kalimantan Utara sudah datang di Jakarta, tujuannya tidak berbeda dengan warga Kutara yakni ingin pemerintah mempercepat pembentukan kabupaten yang mereka usulkan beberapa tahun silam.
Seperti diwartakan, Forkonas CDOB, Senin (24/9) menuntut Presiden Joko Widodo segera menandatangi Peraturan Pemerintah (PP) tentang pembentukan DOB yang telah diusulkan pemerintah daerah baik kabupaten maupun provinsi.
Majedy Effendi sebagai koordinatior aksi, menerangkan ada 173 daerah yang kini berada di Jakarta untuk melakukan pertemuan dengan Komite I DPD-RI. Dalam pertemuan itu, ujar Majedy, setiap daerah disertai minimal 50 orang perwakilan masyarakat.
Ia membenarkan, dalam pertemuan paling besar nanti semua delegasi bersama masyarakat calon daerah pemekaran akan bersama-sama mendatangi Istana Negara untuk menyampaikan aspirasi kepada Presiden Jokowi. “Presiden Jokowi punya tandatangan, Forkonas memiliki suara di Pilpres 2019,” kata pria asal Muara Bengkal yang ditunjuk sebagai ketua aksi pada hajatan besar Senin nanti.(SK6)

Artikulli paraprakSedikitnya 8.650 Orang Datangi Presiden, Tuntut Segera Terbitkan PP DOB
Artikulli tjetërRestuardy Pimpin Kaltim Paling Lama Sampai Tanggal 17 Desember 2018