Beranda ekonomi Inflasi Kutim Di Bawah 2 Persen

Inflasi Kutim Di Bawah 2 Persen

567
0

SANGATTA (3/11-2-18)
Meski terjadi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika (USD), yang berdampak melemahnya perputaran perekonomian masyarakat, ternyata tidak begitu berdampak pada perekonomian di Kutai Timur (Kutim).
Hingga bulan September lalu, kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim, Irawansyah, inflasi Kutim masih berada dibawah angka 2 persen.
Saat ini, kata Irawansyah, nilai inflasi Kutim masih normal meski terjadi sedikit kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya jenis Pertamax dan Solar Dex, yang memang tidak disubsidi oleh pemerintah. Nilai inflasi ini masih berada dibawah nilai inflasi nasional yang nilainya mencapai 2,88 persen pada bulan September 2018.
Untuk memastikan tidak ada kenaikan nilai inflasi dan gejolak harga di pasaran, Pemkab Kutim terus melakukan monitoring perkembangan harga pasar dan memastikan jika proses distribusi bahan-bahan pokok berjalan lancar, baik dari produsen kepada distributor hingga kepada konsumen. Pemerintah juga meminta kepada para petani yang menyediakan beras dan lainnya, untuk bisa melakukan proses taman sebagaimana waktu yang sudah ditetapkan. Sehingga stok beras dan bahan pokok lainnya tidak sempat kosong di pasaran. (SK3)

Artikulli paraprakAnak-Anak Petobo Senang Dengan Paket Sekolah Sumbangan KPC dan PMI Kutim
Artikulli tjetërJelang Masuk Sekolah, Pelajar Butuhkan Alat Sekolah, Seragam dan Sepatu