Beranda hukum Ism Akui Minta ke Sur Sekebat Obama

Ism Akui Minta ke Sur Sekebat Obama

910
0
Sidang PN Tipikor Samarinda saat menghadirkan Bupati Ism sebagai saksi dalam kasus AMY dan DA.

JAKARTA (6/10-2020)

Sidang lanjutan kasus penyuapan Bupati Kutim Ism, Ketua DPRD EUF, Kepala Bappenda – Mus, Kepala BPKAD– Sur dan Kadis PU AET oleh AMY dan DA, dua kontraktor di Kutim, semakin membuka tabir aksi tindak pidana korupsi yang saat ini belum terlihat berapa kerugian negara terutama rakyat Kutim.

Dalam sidang yang menghadirkan Bupati Ism sebagai saksi dalam kasus AMY dan DA, terungkap adanya pesanan orang nomor satu di Pemkab Kutim ini kepada Mus dan Sur. Pada persidangan, Senin (5/10) kemarin, EUF – istri Ism meminta uang ke Mus dengan kode 100 kotak yang berarti Rp100 juta, hari ini terungkap Ism saat minta uang ke Sur alias Anto dengan kode “Sekebat (bundel) Obama” yang artinya minta uang dalam pecehan dollar Amerika senilai Rp100 juta.

“Apakah saudara Ism pernah minta uang kepada Sur, dengan menyebut  Sekabat Obama,” tanya Ketua Majelis Hakim Agung Sulistiyono.

                Mendapat pertanyaan dengan kode Sekebat Obama, Ism membenarkan namun bukan untuk kepetingan dinas sebagai bupati.

                Dalam sidang yang dimulai pukul 14.10 Wita itu, Ism membenarkan telah meminta Mus mencarikan uang sebesar Rp4,5 miliar guna membayar utangnya saat mengikuti Pilkada Tahun 2015 lalu sebesar Rp5 M. Ism menyebutkan, uang sebesar Rp4,5 M ia terima dari AMY dalam tiga tahap melalui Mus. “Sampai sekarang, AMY belum ada menagih,” terang Ism seraya membenarkan jika ia mendapat pinjaman dari AMY setelah diberitahu Mus.

                Sidang yang digelar melalui virtual ini, sejumlah pertanyaan dilontarkan majelis hakim yang beranggotakan Joni Kondolele  dan Ukar Priyambodo, demikian dengan Ariawan – JPU KPK. Ketika didesak apakah Ism mengetahui uang sebesar Rp4,5 M yang diserahkan Mus merupakan uang dari AMY, Ism menjawab tidak tahu namun pernah diberitahu Mus yang punya uang banyak saat inilah rekanan.

                Dengan jelas, Ism membenarkan pada awal Juni 2020  mendapat uang dari AMY sebesar Rp650 juta  dan  Rp100 juta, masing-masing melalui Sur dan Udin. “Semua uang yang saya terima melalui Sur dan Udin,  saya ketahui dari AMY yang sedang mengerjakan proyek Pemkab Kutim,” sebut Ism seraya membenarkan dari pemberian AMY dan DA ia memberikan kemudahan untuk mendapatkan proyek Pemkab Kutim terutama paket penunjukan langsung.

                Disinggung pemberian DA yang mendapat paket proyek sebesar Rp45 M di Dinas Pendidikan Kutim, Ism membenarkan, termasuk 1 unit sepeda motor dari Deki yang diberikan kepada UEF. “Pemberian sepeda motor itu, sepengatahuan saya,” terang Ism yang sempat menjalani persidangan lebih 3 jam.(SK8/SK15)

Artikulli paraprakHumas Kaltim Ajak Pj Kades Muara Bengkal Hilir Galakan Prokes Covid 19
Artikulli tjetërMus Buka Rekening Khusus, Sur Himpun Dari Rekanan