Beranda kutim Ismu : Masih Ada Kecamatan Blank Area

Ismu : Masih Ada Kecamatan Blank Area

412
0

SANGATTA ( 11/7-2018)

Bupati Ismunandar
Jangkauan jaringan telekomunikasi di Kutai Timur, belum menjangkau seluruh kecamatan seperti Busang dan Kecamatan Sandaran. Bupati Ismunandar merasakan sendiri ketika bertandang ke kedua kecamatan, dan ia mengaku membayangkan kesusahan warga di kedua kecamatan untuk berkomunikasi.
Saat bertemu Heirina dari Kementerian Komunikasi dan Informasi Indonesia, di pembukaan Bimtek Smart City, Bupati menceritakan pengalamannya tersebut, untuk dapat dijadikan masukkan bagi pihak Kementerian agar dapat mengupayakan pemerataan fasilitas jaringan telekomunikasi bagi warganya.
“Ada titik-titik tertentu di kecamatan yang area blank spotnya parah, semisal di Sandaran, yakni Tanjung Mangkalihat. Kalau boleh nanti Ibu Heirina, saya ajak kesana untuk melihat dan merasakan langsung kondisi dilapangan. Jika waktu sore hingga malam hari, ramai warga berkumpul mengitari sebuah pohon kelapa, dekat Pos TNI Angkatan Laut. Saya pikir kenapa warga kok ramai berkumpul disitu, berunding apa? Eh ternyata berkumpul disitu untuk mendapatkan sinyal. Inilah yang perlu mendapatkan perhatian dari pihak Kementerian Informasi dan Komunikasi Indonesia,” beber Ismu.
Terkait program yang digalakan Kominfo, ia mengakui daerah lain disebut prgram Smart City, namun di Kutim menjadi Smart Regency karena Kutim berbasis pada Kabupaten. Namun isi program yang diluncurkan tetap sama.
“Terserah pihak pusatlah, nantinya mengupayakan perbedaan bahasa ini dapat sesuai dengan wilayah. Berbicara Smart City atau Smart Regency, akan percuma dilaksanakan jika masih ada blank spot area area di Kutim,” harap Ismu.(ADV-KOMINFO)

Artikulli paraprakTerima Kasih Polri
Artikulli tjetërWawan : KPC Mendukung Program Pelestarian LH