Beranda kutim Jamaah Diingatkan Fokus Dengan Puncak Haji di Arafah

Jamaah Diingatkan Fokus Dengan Puncak Haji di Arafah

584
0
Ketua Kloter 4 Balikpapan DR Rusdian Noor bersama Tim Kesehatan dan TPIH HM Amir

SANGATTA (3/8-2018)
Dengan kondisi udara Kota Makkah yang kian padat dengan jamaah haji, serta jarak pemondokan tergolong jauh serta udara yang panas, jamaah haji Indonesia diimbau tidak banyak beraktifitas di luar pemondokan termasuk melakukan umrah sunah. “Sebaiknya fokus untuk pemulihan tenaga guna melaksanakan inti ibadah haji yakni wukuf di Arafah,” pesan Ketua Kloter 4 Balikpapan Dr Rusdian Noor.
Bersama Tim Kesehatan yakni Dr Ratih, Elly, Edy serta HM Amir sebagai TPIH, Jumat (3/8) pagi, semua jamaah dicek kondisi kesehatannya. “Ada beberapa jamaah sakit, tapi tidak serius semua faktor kelelahan,” terang Dr Ratih disela-sela memeriksa beberapa jamaah yang sedang sakit.
Terkait kegiatan hari Jumat, diingatkan jamaah perempuan diimbau tidak ke Masjidil Haram terkecuali jamaah pria yang akan mengikuti shalat Jumat. Sejumlah jamaah mengakui, meski tersedia bus shalawat yang siap mengantar jamaah ke Masjidil Haram, karena jamaah yang datang semakin banyak membuat bus cepat penuh. “Terlebih dari Masjidil Haram ke Jamaraat, luar biasa harus berebutan karena semua negara bersatu sebelum ganti bus sesuai rute masing-masing,” kata Anwar – Jamaah Haji asal Sangatta Utara.
Diakui Anwar, meski harus bercibaku bisa masuk bus, namun semua tetap damai dan aman karena semua jamaah mengerti kondisi serta memahami apa yang terjadi. “Inilah nikmatnya berhaji, meski lain suku bahkan bangsa menjadi satu dan saling mengasihi,” ungkap Anwar yang baru kalipertama ke Tanah Suci Makkah.
Jarak antara terminal dengan Masjidil Haram, diakui Edui – cukup menguras tenaga karenanya diingatkan jamaah tidak lupa membawa payung terlebih saat akan shalat Dzuhur dan Asar karena cuaca panasnya. “Usahakan minum dan jangan yang beres, pilihlah air zam-zam yang tidak bercampur dengan es,” pesan Edi seraya mengingkatkan selalu memakai masker.(SK11)

Artikulli paraprakBPKAD Terapkan Sispa Siada
Artikulli tjetër10 Cabor Terima Dana Pembinaan Rp50 Juta