Beranda hukum Jangan Kucilkan Mereka, Tapi Dukung Agar Semakin Sehat

Jangan Kucilkan Mereka, Tapi Dukung Agar Semakin Sehat

503
0

SAMARINDA (20/4-2020)

Pemprov Kaltim  minta  masyarakat tidak mengucilkan penderita Covid-19, baik yang masuk dalam kasus positif,  Orang Dalam Pengawasan (ODP) maupun keluarganya. ” Kasus Covid-19 bukan aib, tidak perlu ditakuti dan disembunyikan, walaupun yang terkena  Cobid-19 tanpa memandang  usia, suku, agama, maupun status, namun akan diberlakukann yang sama apabila yang bersangkutan terkonfirmasi positif maupun dalam ODP,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kaltim yang juga Plt Kapala Dinas Kesehatan Provinsi Andi Muhammad Ishak ketika jumpa pers, Senin (20/4).

Andi Ishak   mengharapkan  masyarakat mendukung dan memberikan semangat bagi pasien Covid -19   bisa melakukan pengobatan sehingg bisa segera sembuh. ” Penderita covid-19 tolong jangan dikucilkan, apalagi diusir seperti orang yang telah melakukan sesuatu yang tidak baik, oleh karena itu perlu bantuan kita semua untuk menyikapi dengan benar terhadap penderita Covid-19, tidak ada orang yang mau sakit, justru kita  yang sehat bisa membantu dan memberikan dukungan, bukan di kucilkan termasuk keluarga si penderita,” imbuhnya.

Ia lebih jauh  menyebutkan untuk mempercepat proses pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Provinsi Kaltim adalah dengan mengetahui sedini mungkin orang yang menderita ataupun kecepatan dalam melakulan tressing, sehingga dengan data  tersebut maka tindakan untuk melakukan isolasi kepada sipenderita dapat segera di lakukan.

” Dengan isolasi tentu penderita tidak menularkan virusnya ke orang lain, apabila yang bersangkutan memang benar membawa virus,” tandasnya.

Kepada masyarakat  ia mengimbau   tidak bepergian keluar kota, khususnya ke daerah yang sudah jelas dan ditetapkan merupakan wilayah pandemi atau telah terjadi transmisi lokal, termasuk mudik pulang kampung. ” Yang paling penting adalah menggunakan masker, terutama saat berada diluar rumah dan kerumunan banyak orang. Penggunaan masker ini merupakan bagian strategi yang konprehensif dalam mencegah tertular,” pesannya.(SK8)

Artikulli paraprakAPBD Kutim Tahun 2020 Dipangkas 50 Persen, Proyek dan Kegiatan Belanja Daerah Kembali Dibayar Separuh
Artikulli tjetërKorban Corona Terus Bertambah, Masyarakat Harus Waspada Jika Tidak Jadi Korban