Beranda politik DPRD Kutim Joni : DPRD Siap Mengawal Usulan Masyarakat di Musrenbang

Joni : DPRD Siap Mengawal Usulan Masyarakat di Musrenbang

286
0

SUARAKUTIM.COM; SANGATTA. Ketua DPRD Kutim Joni S.Sos, mengaku selalu ikut dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) yang dilakukan di beberapa kecamatan di Kutai Timur (Kutim). Ini dilakukan untuk mendengar langsung permintaan masyarakat secara langsung, meskipun itu bukan daerah pemilihannya, namun dia hadir sebagai pimpinan DPRD.

Ketua DPRD Kutim – Joni, S. Sos.

Kepada wartawan, Joni mengakui musrenbang di 18 kecamatan telah selesai. Dari musrenbang itu, dapat diketahui apa semua keinginan masyarakat di kecamatan. Meskipun ada yang beda, sesuai dengan kondisi wilayah mereka, namun pada umumnya yang mucul adalah meminta pembangunan infrastruktur seperti perbaikan jalan, air bersih dan listrik.

“Jadi hasil musrenbang dari kecamatan, pada umumnya masih meminta perbaikan infrastruktur. Kami sebagai anggota DPRD Kutim tentunya siap memperjuangkan aspirasi masyarakat yang diusulkan dalam musrenbang. Semua program itu akan kita koordinasikan dengan pemkab tentunya,” jelas Joni pada wartawan.

Diakui, sebenarnya, usulan dalam musrenbang sebagian ada masuk dalam usulan pada saat DPRD melakukan reses. Karena itu, perlu koordinasi dengan pemerintah. Meskipun pihaknya siap memperjuangkan usulan masyarakat, namun diakui karena anggaran pemerintah yang terbatas, sehingga tidak semua bisa langsung diakomodir atau dibangun. Meskipun diakui, pada dasarnya, usulan itu diajukan dengan harapan untuk membangun daerah masing-masing yang lebih baik dan menumbuhkan perekonomian setempat dan Kutim pada umumnya.

“Jadi sudah menjadi tanggung jawab bagi kami sebagai wakil rakyat dalam mengawal usulan masyarakat untuk kemajuan daerah. Kami akan perjuangkan apa yang diusulkan oleh masyarakat, baik usulan dalam musrenbang apalagi dalam reses. Tapi semua itu tergantung pada kemampuan anggaran pemerintah. Jika anggaran pemerintah cukup, maka tentu akan banyak yang terealisasi, tapi kalau anggaran tidak cukup, maka tentu akan direalisasikan sesuai dengan program prioritas. Tapi intinya, sudah masuk usulan dulu, kalau ada anggaran, itu bisa dibangun,” katanya. (Advetorial/Admin)

Artikulli paraprakKetua DPRD Kutim Pastikan BPJS Ketenagakerjaan TK2D Berjalan, Bulan Depan
Artikulli tjetërGeruduk DPRD Kutim, Kades dan RT Desa Singa Gembara Adukan Banjir