Beranda hukum Kapolres : Operasi Zebra Membuat Jalan Lebih Aman dan Nyaman

Kapolres : Operasi Zebra Membuat Jalan Lebih Aman dan Nyaman

664
0
Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan usai memimpin Gelar Operasi Zebra 2018 di SMA Negeri 2 Sangatta Utara.

SANGATTA (30/10-2018)
Pengendara sepeda motor dan mobil, diingatkan untuk tidak menggunakan hand phone (HP) saat mengendari kendaraan. Pasalnya, jika terkena razia akan ditilang sesuai UU Lalulintas. “Menggunakan HP tidak dilarang tapi jika menggunakan HP saat mengendari kendaraan, berbahaya karena bisa menyebabkan kecelakaan,” kata Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan.
Pesan itu disampaikan Kapolres Teddy Ristiawan usai menggelar apel dimulainya Operasi Zebra 2018 di SMA Negeri 2 Sangatta Utara, Selasa (30/10). Bersama Sekda Irawansyah, dijelaskan operasi tertib lalulintas yang digelar Polri untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi pengedara. “Operasi Zebra dan operasi tertib lalulintas lainnya tidak perlu ditakuti sepanjang benar dan taat akan aturan yang ada, seperti berkendara tidak melawan arus atau tanpa menggunakan helm serta kendaraan dilengkapi dengan surat yang jelas dan sah,” pesan kapolres.
Sebelumnya Kepala Korps Lalulintas Polri Irjen Pol Refdi Andri dalam amanatnya disampaikan Kapolres Teddy Ristiawan menegaskan Polri sebagai penggerak revolusi mental, mewujudkan citra positif, Polri terutama Satuan Lalulintas bersama satuan lainnya melaksanakan Operasi Zebra 2018 bertujuan menciptakan kondisi operasi lilin tahun 2018 dan tahun baru 2019.
Selama Operasi Zebra 2018, ujar Irjen Pol Refdi Andri, yang menjadi sasaran karena berpotensi menyebabkan kecelakaan lalulintas yakni pengendara menggunakan HP, melawan arus, pengemudi sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang, pengemudi di bawah umur, pengemudi dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm, pengemudi mabuk karena pengaruh narkoba atau alcohol, serta melebihi batas kecepatan. “Kesemua sasaran penindakan yakni semakin tertibnya masyarakat berlalulintas,” sebuat Irjen Pol Refdi Andri.
Kapolres Teddy Ristiawan mengakui di Kutim, sejumlah target yang menjadi sasaran Operasi Zebra kerap terjadi terutama menggunakan HP serta melawan arus serta anak di bawah umur mengemudi. “Sebelum berkendaraan, periksa kelengkapan kendaraan serta tidak lupa membawa STNK serta SIM,” pesan kapolres seraya menyebutkan kasus melawan arus kerap terjadi di Jalan AW Syahrani Sangatta Utara.
Pencanangan Operasi Zebra 2018 yang berlangsung di areana pendidikan, diharapkan Kapolres memberi edukasi kepada pelajar. (SK11)

Artikulli paraprakIsmu Kaget Insentif Guru Non PNS Tidak Sampai Bulan Desember
Artikulli tjetërPemkab Apresiasi Saran Fraksi Terkait APBD Kutim Tahun 2019