Beranda hukum Karena Malam, Penyisiran di Sungai Sangatta Dihentikan

Karena Malam, Penyisiran di Sungai Sangatta Dihentikan

2002
0
Tim sedang melakukan pencarian Arbain - motoris ponton yang tenggelam di Sungai Sangatta.

SANGATTA (29/1-2018)
Operasi pencarian Arbain (47) yang dinyatakan tenggelam di Sungai Sangatta setelah menolong Mahfud (15), pukul 22.00 WITA dihentikan dan akan dilanjutkan Selasa (30/1) besok. Operasi pencarian yang disaksikan Asisten Pemkesra Setkab Kutim Mugeni, melibatkan ratusan orang terbanyak masyarakay Masabang dan Gunung Teknik Sangatta Selatan.
“Penghentian sementara dilakukan, sesuai SOP Basaranas selain itu menghindari masalah lain. Namun, pemantauan tetap dilakukan terutama pada hilir Sungai Sangatta,” terang Mugeni.
Hal senada dijelaskan Kapolsek Sangatta Iptu Slamet Riyadi dan Bongga Losong – Koordinator Basarnas Sangatta. “Pencarian untuk korban tenggelam, jika pada hari pertama memang tidak diperkenankan berlangsung malam hari kecuali pada hari kedua dan ketiga harus diintensifkan bahkan tidak bisa lengah karena posisi korban tidak tampak jelas dipermukaan air,” beber Bongga.
Seperti diwartakan, Arbain (47) warga Jalan Gunung Teknik Desa Sangatta Selatan, Senin (29/1) sore dilaporkan tenggelam ketika membantu M Mahfud (15) motoris ponton yang jatuh ke sungai.
Keterangan yang dihimpun Suara Kutim.com, korban merupakan teman satu pekerjaan dengan Mahfud yakni sebagai pengemudi ponton milik Dalle. “Korban saat itu, ingin membantu temannya yang terjatuh namun ketika berhasil menyelamatkan Mahfudz, justru dia yang tenggelam,” terang sejumlahw warga masyarakat.
Tenggelamnya pria kelahiran Kandangan ini, dilaporkan ke Polsek Sangatta dan Basarnas sehingga ketika berita ini dikirim sedang dilakukan pencarian. Selain Basarnas dan Polsek Sangatta, pencarian juga didukung PMI, Orari dan RAPI serta puluhan warga masyarakat, belakangan bantuan datang dari Polair Sangatta, Kodim Sangatta, BPBD, PMK dan Penyelamatan serta Lanal Sangatta.
Kabar tenggelamnya Arbain langsung menyebar, sehingga dalam waktu beberapa menit kawasan Masabang – lokasinya tenggelam motoris ponton ini, langsung padat dengan warga masyarakat yang ingin melihat langsung operasi pencarian. “Sejumlah saksi menyebutkan, korban memang tenggelam setelah membantu Mahfud sedangkan Mahfud yang berhasil diselamatkan korban dirawat di RS PKT Sulaiman,” terang Kapolsek Iptu Slamet Riyadi.(SK12)

Artikulli paraprakBesok, KPU Kutim Lakukan Verifikasi Terhadap Semua Parpol
Artikulli tjetërPencarian Arbain Kembali Dilanjutkan, Hujan Menghadang