Beranda kutim Kasmidi : Causeway Pelabuhan Sangatta Segera Ditender Kemenhub

Kasmidi : Causeway Pelabuhan Sangatta Segera Ditender Kemenhub

447
0

SANGATTA (27/7-2018)
Pembangunan pelabuhan lau di Kenyamukan Sangatta Utara, ditender pada bulan depan. Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Kasmidi Bulang menyebutkan, informasi ditender pekerjaan causeway ia peroleh dari Kepala Dinas (Kadis)

AMBURADUL :Kondisi proyek causeway yang dibiayai APBN sebesar Rp50 M, tampak amburadul dimana batu dan pasir yang ada berhamburan karena disemen ala kadarnya.
Perhubungan Kutim, Ikhsanuddin Syerpi. “Tendernya oleh Kementrian Perhubungan di Jakarta,” terangnya.
Ia menambahkan, jika diperlukan, Pemkab Kutim juga akan bertolak ke Jakarta untuk mengawal pelaksaan tender tersebut. Hal ini semata-mata agar Pemkab Kutim tidak lagi kehilangan anggaran pusat yang memang sudah direncanakan sejak akhir tahun lalu. “Pemerintah Pusat sudah menganggarkan pekerjaan penyelesaian jalur cause pelabuhan Kenyamukan sebesar Rp 9 miliar. Sementara Pemkab Kutim juga sudah menganggarkan pekerjaan penyelesaian sisi darat pelabuhan Kenyamukan melalui anggaran multi years,” beber Kasmidi.
Diakui, jika causeway selesai diharapkan pelabuhan laut Sangatta segera dioperasikan meski belum bisa untuk kapal berukuran besar, namun paling tidak Pelabuhan Kenyamukan sementara bisa digunakan bagi kapal-kapal masyarakat berukuran kecil untuk bongkar muat barang.
Kasmidi optimis Pelabuhan Laut Kenyamukan Sangatta, berdampak langsung terhadap pertumbuhan perekonomian Kutim, terutama bahan kebutuhan pokok dan juga bahan bangunan, seperti semen. “Kedepan sejumlah barang tidak lagi dikirim ke kutim melalui jalur darat yang membutuhkan waktu yang cukup lama dan biaya besar. Namun jika sudah dikirim melalui jalur laut, otomatis biaya yang dikeluarkan lebih murah dan berimbas pada harga jual eceran di masyarakat yang juga menjadi murah,” bebernya.(ADV-KOMINFO)

Artikulli paraprakSangkima Belum Pasti, Pemkab Lirik Bandara KPC
Artikulli tjetër200 Pesilat Semarakan Kapolres Cup II