Beranda kutim Kerap Kebanjiran, Lantai Kantor Desa Singa Gembara Ambruk

Kerap Kebanjiran, Lantai Kantor Desa Singa Gembara Ambruk

789
0

SANGATTA (12/9-2018)
Lantai kantor Desa Singa Gembara ambruk. Beruntung, tak mencedarai seorang pegawai yang terjatuh dalam lobang lantai. Kondisi lantai Kantor Desa Singa Gembara ini diungkapkan Petrus Sombolayuk sebagai kepala desa.
“Lantai kantor kami memang ambruk, karena memang sudah lapuk. Tapi, pegawi kami, yang sempat jatuh karena lantai ambruk, tidak mengalami cidera fatal,” katanya.
Kepada Suara Kutim.com yang bertandang ke Kantor Desa Singa Gembara bersama sejumlah wartawan, memang tampak terlihat lantai yang bolong dan kini hanya halangi beberapa kursi sebagai penanda. Sementara itu, setiap tamu datang, pegawai selalu memberikan peringatan agar hati-hati melangka, karena lantainya sudah lapuk.
Agar pelayanan bisa berjalan lancar, Pertrus mengaku kini tengah mencari sumber dana untuk melakukan perbaikan. Karena kalau tidak bisa dilakukan perbaikan, akan mengganggu pelayanan karena lantai kayu kantor itu, semuanya sudah lapuk. “Seijin pak Bupati Ismunandar, kami sekarang sedang antar proposal ke PT KPC, agar dilakukan perbaikan. Kami tidak tulis nilai anggaran yang dibutuhkan, karena nantinya, kalau memang PT KPC bisa bantu, maka ada tim teknis yang akan menghitung, berapa nilai perbaikan,” katanya.
Ia menyebutkan, usualan perbaikan sudah diprogramkan pada tahun 2017 lalu, karena alasan Dinas PU tidak ada anggaran karena defisit, dibatalkan. “Saya berharap, seharusnya kalau alasan defisit tahun 2017, maka tahun 2018 ini, dibangun. Namun, justru tidak ada lagi masuk dalam program PU. Makanya, saat musrembang, kami usulkan kembali di APBD 2019,” katanya.
Ia mengungkapkan, lapuknya lantai kantor itu, selain karena bangunannya kontruksi kayu dan sudah tua, selain itu kerap kebanjiran. arena itu, kami minta dibangun baru dengan bangunan permanen, yang lebih layak tapi tidak pernah ada realisasi. (SK3)

Artikulli paraprakPemkab Kutim Sambut Jamaah Haji di Masjid Agung Al-Faruq
Artikulli tjetërKadistan Cemburu : OPD Lain Realisasi Pekerjaan Proyek dan Pembayaran Hampir Sama