Beranda kutim adv pemkab KLB COVID-19, Disdik Kutim Perpanjang Masa Belajar di Rumah Hingga 20 April...

KLB COVID-19, Disdik Kutim Perpanjang Masa Belajar di Rumah Hingga 20 April 2020

367
0

Sangatta (27/3-2020)

Menyikapi kondisi Kejadian Luar Biasa (KLB) penyebaran COVID-19 di wilayah Kutai Timur (Kutim), Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim akhirnya mengeluarkan edaran perpanjangan masa pembelajaran yang dilaksanakan di rumah, hingga 20 April mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Kutim, Roma Malau dalam Surat Edaran Nomor 0542/966/Disdik-Kadis/III/2020 pertanggal 26 Maret 2020, memperpanjang masa pembelajaran yang dilaksanakan di rumah bagi siswa-siswi, mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) dan PAUD hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh Kutim, hingga tanggap 20 April mendatang. Selain itu, pemantauan pelaksanaan pembelajaran oleh guru dengan teknologi informasi, tetap dilakukan di rumah masing-masing atau Work From Home (WFH).

Roma Malau – Kadisdik Kutim

“Memperpanjang proses pembelajaran di rumah ( Libur PBM di kelas) bagi peserta didik sampai dengan tanggal 20 April 2020 dari jenjang playgroup, Kelompok Belajar, TK/PAUD, SD dan SMP sambil menunggu perkembangan dan regulasi berikutnya,” sebut Roma dalam surat edarannya.

Selain memperpanjang masa belajar di rumah bagi siswa, Roma juga meminta agar guru tetap berada di rumah dan tidak harus datang ke sekolah, serta terus memantau proses belajar mengajar jarak jauh melalui pemanfaatan teknologi informasi. Pemantauan dilakukan secara berjenjang oleh guru, wali kelas, Wakil Kepala Sekolah, Kepala Sekolah hingga Pengawas Sekolah.

“Guru tetap memantau dan bahkan melakukan proses pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi informasi. Pemantauan dan pelaksanaan pembelajaran oleh guru dengan teknologi informasi, dapat dilakukan di rumah masing-masing atau Work From Home (WFH). Karenanya guru tidak perlu ke sekolah sampai adanya pemberitahuan lebih lanjut. Sementara absensi guru dan tenaga pendidikan tetap dilakukan sesuai jam kerja dengan menggunakan system online (WA/SMS),” terang Roma.

Disdik Kutim juga menunda untuk sementara waktu semua kegiatan yang sebelumnya sudah terjadwal, mulai kegiatan sejumlah lomba dan kegiatan kesiswaan lainnya. Termasuk kegiatan penilaian atau asesmen yang disesuaikan dengan surat edaran dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran COVID-19 dan teknisnya akan diatur melalui edaran Kepala Disdik Kutim.

“Kegiatan lomba – lömba seperti KOSN, FLS2N dan Kegiatan kesiswaan lainnya tingkat kecamatan dan tingkat Kabupaten yang sudah terjadwal untuk sementara di undur pelaksanaannya dan akan dijadwal ulang. Kegiatan Penilaian atau asesmen disesuaikan dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease ( Covid- 19). Teknis pelaksanaan akan diatur melalui Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur,” jelas Roma.

Sebelumnya, sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kutim, Roma Malau juga telah mengeluarkan instruksi yang ditujukan kepada Kepala UPT Pendidikan, Ketua Yayasan, Pengawas, Pengelola PNFI, Kepala TK/PAUD, Kepala SD , Kepala SMP, Kepala SMA/SMK dan Dewan Guru TK/PAUD, SD, SMP, SMA/SMK Negeri dan Swasta di Kutim untuk segera memberitahukan kepada Orang tua/ wali murid, agar melarang putra dan putrinya untuk bermain di luar rumah. Kemudian tidak melakukan kegiatan-kegiatan di luar rumah bersama putra dan putri mereka karena sangat rentan tertular COVID-19. Namun tidak melarang bepergian keluar rumah jika terdapat kepentingan yang sifatnya sangat urgen dan mendesak. Selain itu dianjurkan untuk menjalani pola hidup sehat dan selalu mencuci tangan pakai sabun setelah keluar rumah serta mengganti pakaian yang dikenakan.(Adv-Kominfo)

Artikulli paraprakLakukan Penyemprotan Disinfektan di Pemukiman, BPBD Kutim Rata-rata Habiskan 60.000 Liter/hari Larutan Disinfektan
Artikulli tjetërDisperindag dan DKP Kutim Rilis Stok Ketersediaan Bahan Pangan dan Sembako di Kutim