Beranda ekonomi KNPI dan PETA Kutim Siap Kelola Obyek Wisata Pantai

KNPI dan PETA Kutim Siap Kelola Obyek Wisata Pantai

1067
0

SANGATTA (20/4-2018)

Pemadangan di Pantai Sekerat Bengalon
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim), membuka peluang Ormas atau masyarakat yang ingin terlibat dalam pengelolaan destinasi pariwisata. Bupati Kutim, Ismunandar mengakui ada 2 organisasi kepemudaan yang ingin mengelola dan mengembangkan kawasan wisata di Kutim.
Kedua organisasi yakni Pemuda Peduli Potensi Pariwisata (PETA) Kutai Timur dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kutai Timur. Mereka, terang Ismu, sudah datang menyampaikan konsep yang mereka tawarkan dalam pengelolaan destinasi wisata yang ada di Kutim.
PETA Kutim yang dipimpin Heriansyah Masdar, menawarkan pengelolaan wisata paralayang di kawasan Pegunungan Sekerat di Bengalon dan Kaliorang. Sedangkan DPD KNPI Kutim, juga menawarkan konsep dalam pengelolaan kawasan wisata Pantai Teluk Lombok di Kecamatan Sangatta Selatan. “Keinginan keduanya mengelola obyek wisata yang ada itu, tiada lain sebagai bentuk kepedulian pemuda Kutim dalam upaya pengembangan dan pengelolaan potensi wisata di Kutai Timur,” aku Ismunandar.
Heri – Ketua PETA Kutim sedang melakukan latihan di Pantai Sekerat

Ismu, mengakui sudah menyerahkan permohonan DPD KNPI dan PETA Kutim ke Dinas Pariwisata Kutim. Selain melakukan pengelolaan dan penataan destinasi wisata, kedua organisasi tersebut juga siap melakukan promosi terkait destinasi wisata yang ada.
Meski hingga kini belum ada gambaran terkait hasil akhir apa yang nantinya bakal diterima Pemkab Kutim sebagai pemasukan dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun Ismu mengatakan yang terpenting adalah bagaimana saat ini lokasi-lokasi wisata yang ada di Kutim menjadi destinasi atau pusat pariwisata bagi masyarakat Kutim sendiri dan wisatawan luar daerah.(ADV-KOMINFO)

Artikulli paraprakTupoksi dan Kewenangan Sejumlah SKPD Dikaji Ulang
Artikulli tjetërIsmu : Lom Plai Asset Bangsa Harus Dijaga dan Dilestarikan