Beranda ekonomi KPC Pembayar Pajak Terbesar, Mengalahkan Freeport

KPC Pembayar Pajak Terbesar, Mengalahkan Freeport

3333
0
GM ESD KPC Wawan Setiawan saat memaparkan aktifitas KPC kepada wartawan di Sangatta.

SANGATTA (31/5-2019)

Setelah menggelar buka puasa dengan wartawan di Samarinda, PT KPC, Jumat (31/5) menggelar buka puasa dengan insan pers di Sangatta. Acara yang dikemas sederhana di Coffe Shop KPC yang berada di kawasan Tanjung Bara diisi dengan paparan aktifitas KPC selama ini dan hingga akhir kontrak pada tahun 2021 mendatang.

GM ESD KPC  Wawan Setiawan mengungkapkan KPC selalu peduli dgn masyarakat, terutama bagi negara.  KPC, sebagai  penghasil batubara terbesar di Asia, selalu mengedepankan penambangan berwawasan lingkungan. “Kewajibam  kepada negara seperti membayar pajak dan sebagainya, mengalahkan freeport di Papua, karena itu KPC selalu menjadi perhatian Kementrian Keuangan,” sebutnya.

            Terkait reklamasi eks tambang, diakui Wawan terus dilakukan KPC dengan mempertimbangkan berbagai aspek bahkan jauh dari apa yang diprogramkan pemerintah. Sebagai perusahaan yang tidak semata memikirkan bisnis, tetapi bagaimana menjaga lingkungan hidup tetap terjaga. “Dalam aturan kewajiban KPC itu hanya sebatas mereklamasi eks tambang, tapi apa yang dilakukan KPC jauh lebih seperti mengembangkan eks tambang sebagai pusat peternakan, pengembangbiakan sapi perah, wisata alam dan pembudidayaan tanaman khas Kalimantan seperti kayu besi atau ulin,” bebernya.

            Dalam acara yang dihadiri GM HSES Imanuel Manege, mantan karyawan PT KEM ini mengakui KPC  bisa tetap eksis saat ini tiada lain karena dukungan masyarakat dan Pemkab serta Pemprov Kaltim.          

            Sebagai asset bangsa, KPC diakui Wawan saat ini mempekerjakan paling banyak warga Indonesia dari berbagai suku. “KPC itu sebenarnya miniaturnya Indonesia, hampir semua suku ada bahkan beberapa tenaga kerja asing meski jumlahnya bis dihitung dengan jari, termasuk sub kontraktornya,” terangnya ketika ditanya Suara Kutim.com usai buka puasa.

            Buka puasa yang dihadir jajaran External KPC seperti Yorden Ampung, Silverter Partur, Jordan, Felling Lung, selain ditandai dengan zikir dan doa bersama juga dilanjutkan dengan shalat magrib. “Saya berharap buka puasa bersama dengan jajaran wartawan ini terus berlanjut, wartawan ada mitra KPC dalam berbagi informasi. Sebagai perusahaan besar, KPC selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi Indonesia, Kaltim dan khususnya Kutim sebagai lokasi menambang,” ungkap pria yang hobi fotografi ini.(SK11)

Artikulli paraprakCatatan Perjalanan Haji (14)
Artikulli tjetërPemkab Cicil DAK Kehutanan