Beranda foto KPU Batasi Algaka Paslon Agar Tidak Jor-Joran Mengeluarkan Dana

KPU Batasi Algaka Paslon Agar Tidak Jor-Joran Mengeluarkan Dana

1220
0

SANGATTA,Suara Kutim.com (1/9)
Menghindari pasangan calon (Paslon) kepala daerah terbelenggu dampak Pilkada yang selama ini dikabarkan jor-joran mengeluarkan dana, Pemerintah dan DPR RI sepakat membatasi aktifitas paslon dan timses terutama dalam penggunaan dana.
Salah satu aturan yang dituangkan KPU bersama DPR dan pemerintah yakni adanya batasan dana kampanye serta penyebaran alat peraga kampanye. Untuk Kutim, terang Ketua KPU Fahmi Idris dana kampanye maksimal Rp6 M. Sementara algaka, dibuatkan KPU dengan jumlah terbatas dan ukuran tertentu kecuali bahan kampanye lain yang nilainya tidak lebih Rp25 ribu perbuah. “Sesuai Peraturan KPU ) Nomor 7 Tahun 2015 tentang Kampanye bahwa jumlah dan ukuran Bilbord atau baleho dan spanduk kampanye Paslon di setiap daerah. Untuk wilayah kabupaten, masing- masing Paslon hanya boleh memasang 3 bilbord atau baleho kampanye pada titik-titik wilayah yang sudah ditentukan KPU dan diluar wilayah tersebut tidak boleh. Sementara ukuran baliho 5 meter kali 7 meter, sedangkan leaflet, selebaran, poster dan brosur termasuk alat peraga kampanye yang difasilitasi KPU,” terang Fahmi Idris.
Kepada Suara Kutim.com, ia menyebutkan seluruh bahan kampanye diterima dari Paslon namun untuk mencetaknya dilakukan KPU. “Materi disampaikan masing-masing Paslon setelah diteliti oleh KPU kemudian dikembalikan lagi kepada Paslon, jika disetujui langsung ducerak dengan tambahan adanya gambar stempel KPU,” ungkapnya.
Semua baliho Paslon, dijelaskan Fahmi telah dipasang sesuai hasil pengundian yang diikuti semua LO Paslon. Ia menegaskan, jika ada baliho atau algaka yang dipasang di luar lokasi yang telah disepakati otomatis dianggap illegal. “Kami telah menerima rekomendasi Panwas yang menemukan beberapa baliho di luar kesepakatan, karenanya diminta segera dicopot sebelum dikenakan sanksi,” ungkap Fahmi Idris.(SK-02/SK-03/SK-13)

Artikulli paraprakArdiansyah : Kutara Menunggu Rekomendasi Gubernur dan DPRD Kaltim
Artikulli tjetërDiputaran ke 2 : Ardiansyah Silahturahmi ke Dusun Sendawar, Semua Timses Bergerak Serentak