Beranda ekonomi Kutim Harapkan Pemerintah Pusat Serius Menyelesaikan Causeway

Kutim Harapkan Pemerintah Pusat Serius Menyelesaikan Causeway

630
0

SANGATTA (23/10-2018)
Pertumbuhan ekonomi daerah, tidak lepas dari kesiapan dan ketersediaan sarana infrastruktur yang mampu menunjang perputaran ekonomi. Dampak lainnya, berpengaruh dalam upaya menekan inflasi dan defisit daerah.
Bupati Ismunandar kepada waratwan belum lama ini mengungkapkan,Pemkab terus mengupayakan pemenuhan infrastruktur untuk nunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Khusus di Sangatta, beberapa fasilitas dan infrastruktur penting diharapkan segera diselesaikan seperti Pelabuhan Kenyamukan Sangatta. Meski pembangunan pelabuhan laut tersebut telah lama rampung, namun permasalahan belum selesainya pembangunan jalur causeway oleh pemerintah pusat selama dua tahun terakhir, menjadi penyebab hingga saat ini Pelabuhan Kenyamukan Sangatta tersebut belum bisa dioperasikan,” ungkap Ismu.
Ia mengakui, besar harapan Pemkab Kutim dengan selesainya pelabuhan laut tersebut yang bisa membuka jalur tol laut yang telah dicanangkan pemerintah pusat, serta menunjang perputaran roda distribusi baran-barang ekonomi dari luar Kutim ke dalam wilayah Kutim dan sebaliknya.
Sata ini, terangnya, kondisi jalan nasional yang ada di Kutim sebagian rusak parah akibat minimnya perawatan, diperparah dengan tingginya aktivitas kendaraan angkutan dan alat berat yang ditengarai memiliki kapasitas tonase muatan melebihi kemampuan beban jalan. “Jika Pemkab Kutim melakukan perbaikan, mendatangkan masalah karena bukanlah merupakan kewenangan,” tuturnya.
Sebagai kepala daerah, ia berharap perhatian dan dukungan pemerintah pusat segera menyelesaikan beberapa masalah di Kutim yang merupakan kewenangan pusat termasuk menyelesaikan pembangunan causeway Pelabuhan Laut di Kenyamukan Sangatta. “Jika selesai Pemkab Kutim juga bisa menyelesaikan pembangunan sisi darat pelabuhan, sehingga pelabuhan laut tersebut bisa segera dioperasikan yang berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi Kutim,” sebut Ismu.(SK2)

Artikulli paraprakBahrani : Beragam Penyebab Katarak, Sudah 300 Orang Dioperasi
Artikulli tjetërPengobatan Gratis IDI Diserbu Warga Muara Wahau