Beranda kutim Kutim Kembali Ikuti Jambore Pramuka Se Dunia

Kutim Kembali Ikuti Jambore Pramuka Se Dunia

770
0

SANGATTA (28/7-2018)
Sepuluh Anggota Pramuka Kutai Timur, diberangkatkan ke Jambore Internasional Petrol Korea Selatan. Mereka didampingi 6 orang yakni 2 orang pembina dan 4 peninjau. Duta Kutim yang akan menjadi duta Indonesia ini, sebelum ke Korea Selatan terlebih dahulu mengikuti TC di Cibubur.
Sebelumnya Sekretaris Kwarcab Pramuka Kutim Supratman, Peserta jambore dari Busang, Sangkulirang, Kaliorang, Muara Wahau dan Sangatta. “Peserta Jambore Internasional ini berangkat minggu malam ke Jakarta, kemudian mengikuti TC selama 3 hari di Taman Bunga Cibubur Jakarta. Pada tanggal 1 Agustus akan menuju ke Korea Selatan, tanggal 9 sudah kembali ke Indonesia dan tanggal 11 sudah ada di Kutim,” terang Supratman.
Kontingan Kutim ini, Jumat (27/7) dilepas Wabup Kasmidi Bulang sebagai Ketua Kwarcab Kutim. Wabub dalam pidatonya mengakui banyak daerah yang tidak bisa mengikuti Jambore Iternasional, namun Kutai Timur hampir setiap tahun. “Kita berharap duta Kutim ini dapat memanfaatkan kesempatan dengan baik, karena jarang bisa mendapatkan kesempatan,” pesan Kasmidi Bulang.
Ia berharap, sebagai wakil Indonesia, bisa menjaga kekompakan serta buat Kutai Timur bangga. Informasi atau teknologi apa yang ada disana, harus diserap semampunya agar kembali dapat membagikan ilmunya kepada teman – teman yang tidak berangkat.
Supratman mengungkapkan, peserta Jambore Internasional Tahun 2018 selain melalui seleksi, ada juga ditunjuk langsung namun memiliki kemampuan berbahasa dengan baik karewna syarat utama berbahasa Inggris dengan baik.
Rombongan yang terdiri Siti Youliah, Yolan Fitri Aryani, Susi Nordalena Irim, Karima Indriawati, Dita Asmara, Eni Lismawati, Gabriel Z Katie, Nidia, Andika Saputra dan Pepen Apendi dipimpin Syafruddin Syam – Kepala badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim.(ADV-KOMINFO)

Artikulli paraprakCauseway Pelabuhan Laut Sangatta Tidak Layak
Artikulli tjetërIsmu : Jangan Lakukan Pungutan Bila Tidak Ada Dasar Hukumnya, Itu Sama Saja Pungli