Beranda kriminal Kutim, Masuk Fase Rawan Narkoba

Kutim, Masuk Fase Rawan Narkoba

0

Loading

Kapolres AKBP Edgar Diponegoro

SANGATTA,Suara Kutim.com
    Penyalahgunaan obat terlarang di Kutai Timur (Kutim) sudah pada posisi “bahaya” dan memerlukan kepedulian semua pihak. Menurut Kapolres Kutim AKBP Edgar Diponegoro, dalam 4 bulan terakhir sudah menangani 35 laporan dengan 65 tersangka.
   Kepada wartawan termasuk Suara Kutim.com disebutkan dari 65 tersangka terdapat lima orang  perempuan. “Jujur saja, kondisi Kutim ini sangat memprihatinkan karena kasus penyalahgunaan obat terlarang bukannya menurun dalam beberapa tahun terakhir tapi terus mengalami peningkatan, mereka yang terjaring mulai banyak dari kaum wanita,” ujar kapolres.
      Bersama  Kepala Unit 1  Satresnarkoba Iptu Made Ady Swandana, disebutkan hampir setiap pekan ada penangkapan. Dikatakannya, pendalaman yang dilakukan kalangan muda di Kutim lebih ngetrend dengan  sabu-sabu, sedangkan untuk kalangan anak sekolah atau remaja masih terfokus pada dobel el selain itu  ngelem dan ngomik,” beber Made Swadana.
            Menyinggung kasus Narkoba selama tahun 2013, baik kapolres dan Made Swadana sama-sama menyebutkan hanya 23 kasus. Sekarang, sampai April lalu sudah mencapai 35 kasus belum termasuk selama Mei yang diantaranya 4 tersangka diamankan.
            Kepada masyarakat, kapolres menaruh harapan lebih peduli untuk menyelamatkan generasi muda Kutim. Ia mengakui, membaiknya ekonomi Kutim membuat warga Kutim memperoleh pendapatan yang layak namun bingung membelanjakan. “Pemilik toko hendaknya waspada jika ada anak-anak sekolah yang beli lem dalam jumlah banyak, jika memang diragukan sebaiknya jangan dilayani,” pesan kapolres.(SK-02)