Beranda ekonomi Mahasiswa Unhas, Senang Lihat Proses Penambangan Batubra Oleh KPC Yang Tergolong Aman...

Mahasiswa Unhas, Senang Lihat Proses Penambangan Batubra Oleh KPC Yang Tergolong Aman Dan Berwawasan Lingkungan

0

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (2/9)
Proses penambangan batubara oleh PT Kaltim Prima Coal (KPC) menjadi perhatian 35 orang mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas). Bersama dua orang dosen pendamping, Selasa (30/8) mahasiswa Jurusan Teknik Pertambangan ini melihat langsung aplikasi good mining practice yang telah menjadi ciri utama praktek penambangan KPC.
Humas PT KPC menerangkan, sebelum melihat langsung proses penambangan batubara, semua mahasiswa disambut manajemen KPC di Wisma Rayah dimana secara detail digambarkan teknik pertambangan, drill and blast, teknik geologi dan sistem manajemen lingkungan KPC. “Setelah prsentasiMahasiswa Unhas diajak berkeliling tambang ke Coal Processing Plan (CPP), Pit Jupiter, lalu ke nursary dan areal reklamasi tambang. Kujungan ini berakhir di Telaga Batu Arang (TBA) yang merupakan areal pemanfaatan lahan pascatambang untuk wisata,” terang Yorden salah satu pejabat di Humas KPC.
Irma Pratiwi, salah satu mahasiswa dalam kunjungan itu mengaku terkesan dengan sistem penambangan KPC. “Sebelum ke KPC para dosen di Universitas Hasanuddin sudah banyak bercerita tentang KPC. Saya sangat menyukai fakta bahwa selain menambang, KPC juga memiliki berbagai program yang pro lingkungan. Banyak teman mengatakan bahwa tambang itu merusak, nah disini saya bisa expose lebih dalam lagi ke teman-teman aku bahwa tambang itu tidak hanya merusak tapi juga bisa memperbaiki melalui reklamasinya” kata Irma.
Hal senada diungkapkan Umar Zulfikar yang mengaku merasa senang bisa melakukan kunjungan ke KPC. “Saya takjub dengan reklamasi yang dilakukan oleh KPC, karena ini memerlukan dana yang besar. Saya harap makin banyak perusahaan seperti KPC yang juga memperhatikan reklamasi,” kata Umar.
Bagi Irsal – dosen pendamping menjelaskan kunjungan lapangan oleh mahasiswa Teknik Pertambangan Unhas, dilakukan setiap tahunan sejak 2008 lalu. “Mahasiswa diberikan kebebasan untuk memilih satu dari sekian banyak lokasi pertambangan di Indonesia. Sebelumnya kami sudah perkenalkan pada saat kegiatan perkuliahan di kampus,” kata Irsal.
Sebagai mahasiswa pertambangan, peserta tour tambang yang selama ini hanya mengetahui proses penambanganlewat buku-buku, tampak antusias mengikuti kegiatan. Antusiasme itu sudah terlihat saat presentasi seputar Geologi oleh Eko Nurtanto, Pertambangan oleh Amri Sayuti dan Muhammad Raizal serta Environment oleh Wahyu Wardhana. (SK12)