Beranda kutim Mahyunadi : Ismu – KB Harus Fokus Membangun dan Selalu Dekat Rakyat

Mahyunadi : Ismu – KB Harus Fokus Membangun dan Selalu Dekat Rakyat

0

Loading

Mahyunadi - Ketua DPRD Kutai Timur
Mahyunadi – Ketua DPRD Kutai Timur
PEMERINTAHAN Ismunandar dan Kasmidi Bulang harus mampu memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat Kutai Timur saat ini. Ketua DPRD Kutai Timur Mahyunadi berharap Bupati Ismunandar dan Kasimidi Bulang (Ismu-KB) lebih fokus menyelesaikan permasalahan yang kini dihadapi masyarakat.
Mahyunadi menilai masih banyak hal-hal yang belum tertangani dan terselesaikan dengan baik baik dari sisi pembangunan maupun kemasyarakatan. Menurutnya Politikus Partai Golkar ini menandaskan yang tidak kalah penting adalah perbaikan di tubuh struktur pemerintahan Kutim dimana masih banyak pegawai dan pejabat tidak konsentrasi dengan aturan yanga ada dan asal menyelesaikan anggaran yang ada.
Dalam kacamatanya, karena tidak konsentrasi dengan tugas banyak pekerjaan tidak maksima. Mahyunadi berharap pemimpin yang ada saat ini mampu turun dan terjun langsung ke lapangan berinteraksi dengan masyarakat sehingga bisa menyerap permasalahan langsung rakyat dan tidak hanya duduk di belakang meja dan menunggu laporan dari bawahan yang biasanya ingin memuaskan pimpinan dengan laporan yang bagus-bagus atau istilahnya Asal Bapak Senang (ABS).
Selain itu, Mahyunadi juga mengingatkan Ismu – KB tidak sering meninggalkan daerah sehingga sering mengutus bawahan dalam beberapa pertemuamn dengan DPRD. Sikap kerap meninggalkan Kutim ini, diakui Mahyunadi tidak dilakukan Ismu – KB karena ia mengenal dekat sehingga mengetahui kepribadian keduanya.
Mahyunadi berharap dengan kepemimpinan Ismu – KB, saat ini terjalin kerjasama antar lembaga legislatif dan eksekutif yang lebih harmonis. Terbangun komunikasi yang baik agar mapu menterjemahkan kebutuhan dan penyaluran anggaran APBD Kutim benar-benar untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat secara luas. “Tidak boleh lagi adanya anggaran yang bersifat transaksional yang saat ini menjadi tradisi bagi segelintir oknum. Dengan dikomandani dan dikoordinir langsung Bupati atau Wakil Bupati terutama dalam pembahasan anggaran dan Peraturan Daerah(Perda) dirinya yakin tidak akan ada lagi politik yang bersifat transaksional di Kutai Timur ke depan,” kata Mahyunadi.(ADV14-DPRD Kutim)