Beranda ekonomi Mahyunadi Sarankan Industri Hilir CPO Hadir di Kaltim

Mahyunadi Sarankan Industri Hilir CPO Hadir di Kaltim

856
0

SANGATTA (24/2-2018)
Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi heran dengan kondisi Kaltim dalam hal ketersediaan sejumlah kebutuhan rumah tangga seperti minyak goreng. Disisi lain, di Kaltim terdapat kebun sawit seluas satu juta hektar, bahkan Kutim merupakan daerah terbanyak memiliki kebun kelapa sawit tapi tidak ada industri hilir yang dibangun di Kaltim.
Menurutnya, saat ini di Kaltim ada pabrik yang bisa mengolah CPO menjadi komoditi lainnya seperti minyak goreng. “Kenyataanya, selama ini yang dihasilkan baru CPO sementara minyak goreng yang bahan bakunya dari sawit dibuat di luar Kaltim, kemudian dijual di Kaltim dengan harga jauh lebih mahal dari Pulau Jawa,” bebernya.
Mahyunadi berharap, pemerintah provinsi yang punya kewenangan masalah perkebunan bisa mendirikan Perusda untuk mengelola industri minyak goreng termasuk produk turunan CPO lainnya seperti sabun.
Untuk menghidupkan industri hilir atau memasok CPO ke indutri hilir ini, maka pemerintah harus membuat Perda yang menyatakan Perusda punya hak beli 20 persen COP, tiap perusahan perkebunan. “Dulukan ada namanya Himpunya Pengusaha Kayu lokal. Hipkaba punya hak beli 20 persen poduksi kayu dari perusahan. Ini layak diadopsi, Perusda juga punya hak beli 20 persen CPO perusahan yang ada di Kaltim,” bebernya.
Menurutnya, apabila ada pabrik minyak goreng di Kaltim, otomatis akan memperkecil biaya produksi selain itu membuka lapangan kerja di Kaltim yang setiap tahun terus bertambah. Ia menyarankan, semua daerah sepakat untuk mewajibkan perusahaan perkebunan kelapa sawit tidak hanya mendirikan pabrik CPO semata tetapi juga membangun pabrik lainnya seperti pemanfaatan limbah sawit menjadi pakan ternak, pupuk, kemudian CPO diolah menjadi minyak goreng. “Semua itu jangan dikirim terus, tapi diolah di Kaltim,” pesannya.(SK2)

Artikulli paraprakTim Polsek Sangatta, Bekuk Terduga Jambret di Sangatta
Artikulli tjetërSangatta Utara Bakal Dihijaukan 500 Pohon Peneduh