Beranda kutim Masjidil Haram Disiram Hujan, Jamaah Semakin Banyak Tawaf

Masjidil Haram Disiram Hujan, Jamaah Semakin Banyak Tawaf

2638
0

MAKKAH (31/8-2018)
Jika hujan di Indonesia, dianggap biasa namun hujan di Makkah terlebih di Masjidil Haram bagi jamaah Indonesia menjadi luar biasa. Tak pelak, ketika hujan tercurah di Masjidil Haram pukul 17.05 WAS, tak satupun jamaah yang berada di pelantaran Ka’bah menepi namun terus melaksanakan tawaf sambil mengabadikan hujan membasahi Ka’bah.
Bahkan jamaah yang masigh berada di dalam ikut keluatr, menikmati hujan yang diakui barang langka di Makkah. Hujan yang menggyuyur Masjidil Haram selama 45 menit itu, membuat petugas kebersihan sibuk. Terutama mengosong areal Hijar Ismail tempat turunya air hujan dari pancuran emas.
Setelah hujan reda, tampak keharuan jamaah bahkan ada yang menangis seraya berdoa. Namun tak sedikit yang mengabadikan momentum terbilang langka bagi jamaah haji ini, terlebih melihat air dari pancuran emas mengalir deras dan terus membasahi lantai Hijir Ismail.
Aktifitas tawaf jamaah, ternyata terus berlanjut di bagian Ka’bah lainnya sedangkan jamaah yang berada dipelantaran Masjidil Haram, membubarkan diri guna menghindari hujan. Meski demikian, ada beberapa jamaah tetap bertahan dan terus melaksanakan shalat sunnah.
Hujan baru reda, 10 menit menjelang shalat Magrib yang dimulai pukul 18.38 WAS. Akibat hujan, udara Kota Makkah tampak cerah, terlebih di Masjidil Haram semakin indah sehingga banyak jamaah yang langsung mengabadikannya seraya menganggungkan Allah SWT.
Cuaca yangh cerah dan udar sejuk, membuat jamaah yang tawaf membludak bahkan hampir sama menjelang Armina. Meski demikian, semua berjalan lancar meski jutaan berkumpul satu mengelilingi Ka’bah.(SK12)

Artikulli paraprakAwas Flu Burung Kembali Mengancam
Artikulli tjetërBanyak Yang Sudah Pulang, Masjidil Haram Tetap Padat