Beranda hukum Mastur Djalal : 5 Raperda Disahkan Bulan Ini, Termasuk Raperda Radio dan...

Mastur Djalal : 5 Raperda Disahkan Bulan Ini, Termasuk Raperda Radio dan TV Kutim

749
0

SANGATTA (9/4-2018)

Mastur Djalal – Anggota DPRD Kutim
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menargetkan 5 Raperda, disahkan dalam bulan April 2018 ini. Ke-5 Raperda yang bakal disahkan yakni Raperda Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Raperda Penyiaran Radio dan TV Kutim, Raperda Kawasan Ekonomi Khusus, Raperda Insentif Penanam Modal, serta Raperda Perubahan Adminitrasi Kependudukan Berupa Perubahan Perda No 7 Tahun 2011.
Katua Badan Program Perda DPRD Kutim Mastur Djalal, menyebutkan rencana pengesahan 5 Reperda menjadi Perda sudah dibahas dalam rapat Banmus yang disepakati Kamis (19/4) siang. “Semua proses sudah dilewati, termasuk dikonsultasikan dengan Pemprov Kaltim,” terangnya.
Selain lima Raperda ini, menurut Mastur, ada Raperda penataan sarang burung wallet yang merupakan inisiatif DPRD. Penundaan Raperda Sarang Burung Walet, karena banyak hal yang harus diperdalam selain menyangkut kepentingan banyak orang.
Mastur membenarkan, ia minta pembahasan Raperda Sarang Burung Walet dibahas cermat, termasuk beberapa pasal yang masih perlu pembahasan lebih dalam. “Nantinya, akan memberikan retribusi, di sana ada usaha masyarakat, termasuk pemerintah harus bisa membina pengusaha ini,” jelasnya.
Ditambahkan, sebelum disahkan, Raperda sarang wallet harus dilakukan uji publik, dengan pengusaha sarang burung sehingga kelak tidak bisa dilaksanakan karena benturan dengan kepentingan pengusaha atau merugikan pengusaha sarang burung. “Jika Perda itu, mematikan usaha masyarakat saya kira harus ditijau lagi, dibahas secermat-cermatnya karena jika Perda itu berbenturan dengan masyarakat sama saja DPRD ingin membunuh usaha masyarakat, karenanya Raperda itu tidak bertentangan dengan UU lebih atas serta memberi perlindungan kepada masyarakat, pelaku usaha dan daerah,” bebernya seraya menambahkan Raperda Sarang Walet masih disempurnakan.(ADV-DPRD KUTIM)

Artikulli paraprakSugiono : Penempatan PPL Sesuai Kondisi Pertanian dan Kelompok Tani
Artikulli tjetërAnggota PMK Kutim Dibekuk Bersama Pengedar Sabu