Beranda kutim Masyarakat Tidak Buka Lahan Dengan Membakar

Masyarakat Tidak Buka Lahan Dengan Membakar

724
0
Pemadangan kebakaran lahan dikawasan Gunung Kudung Kutim beberapa tahun lalu.

SANGATTA (10/8-2018)
Memasuki musim kemarau, masyarakatr diimbau tidak melakukan pembakaran lahan untuk bercocok tanam. Karenia aktivitas pembakaran lahan menyebabkan polusi udara dan berdampak terhadap kesehatan masyarakat.
Kodim 0909 Sangatta, kata Dandim Letkol Inf Kamil Bahrim Pasha, tidak bosan-bosannya menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan. “Kodim Sangatta bersama Polres Kutai Timur dan Pemerintah Kutim, terus melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat Kutim, agar tidak melakukan pembakaran lahan atau ladang. Terlebih saat ini intensitas curah hujan juga semakin jarang, yang kemungkinan menandakan akan datangnya musim kemarau demi kesehatan bersama,” terangnya.
Diungkapkan, 80 persen kasus kebakaran hutan atau lahan yang terjadi di Indonesia diakibatkan karena adanya aktivitas atau ulah manusia dalam melakukan pembakaran lagan atau ladang.
Berdasarkan data, ujar Dandim, awalnya berniat membuka lahan seluas satu hingga dua hektar, namun akibat melakukan pembakaran ladang menyebabkan kebakaran meluas dan tidak terkendali. “Kebakaran lahan tidak saja merugikan bagi daerah sendiri, akan tetapi juga berdampak negatif bagi negara tetangga. Tentunya asap yang ditimbulkan akibat kebakaran lahan atau hutan sangat berpengaruh buruk bagi kesehatan manusia. Bahkan pada tahun-tahun sebelumnya, akibat meluasnya kebakaran lagan dan hutan di Indonesia, menyebabkan negara kita mendapat julukan bukan hanya sebagai negara pengekspor TKI akan tetapi juga sebagai negara pengekspor asap,” tandasnya.
Ditanya seputar lahan yang terbakar, ia mengakui belum terbaca titik hot spot atau terjadinya kebakaran lahan atau hutan, meski demikian Kodim Sangatta terus melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian khususnya di Polsek, untuk bersama dengan anggota Koramil, Tagana dan BPBD Kutim untuk terus melakukan himbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, sekaligus terus melakukan pengawasan dan meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan atau lahan.(SK2)

Artikulli paraprakTakut Kotori Masjidil Haram, Jamaah Jalan Tanpa Alas Kaki
Artikulli tjetërJelang Jumatan Jalan Ditutup, Jamaah Terpaksa Jalan Kaki