Beranda hukum Mendagri Aneh Lihat APBD Kutim, Minta Polri dan Ditjen Kuda Lakukan Penyelidikan

Mendagri Aneh Lihat APBD Kutim, Minta Polri dan Ditjen Kuda Lakukan Penyelidikan

852
0
Mendagri Toto Karnavian dalam pengarahannya di Balikpapan, Sabtu (18/7) disaksikan Gubernur Kaltim Isran Noor.

BALIKPAPAN (18/7-2020)

          Belum kering masyarakat Kutim membicarakan OTT KPK terhadap Bupati Is, EUF – Ketua DPRD Kutim, serta 3 pejabat dan 2 kontraktor. Kini mereka dihadapkan lagi dengan masalah baru yakni keinginan Mendagri Tito Karnavian agar Polri mengusut dana Pilkada Kutim Tahun 2020.

Mendagri menyerahkan buku ke Asisten Pemerintahan Setda Kutim, Suko Buono.

          Saat memberikan pengarahan di Balikpapan, Sabtu (18/7), dengan tegas Mendagri  Tito Karnavian menyoroti dana Pilkada Kutim yang belum mencapai 100 persen. “Pencairan dana untuk Pilkada berdasar kesepakatan Naskah Perjanjian Hibah Dana (NPHD) Kutai Timur dinilai belum maksimal, sekitar

40 persen yakni untuk  KPU 42,20 persen , Bawaslu 41,78 persen dan untuk dana keamanan baru 4,67 persen,” sebut Tito dalam rapat yang diikuti Gubernur Kaltim Isran Noor.

          Meski pelan intonasinya, Tito minta Polri melakukan penyelidikan untuk menemukan apa penyebabnya. Bahkan ia meminta Direktorat Jendral ( Ditjen) Keungan Daerah (Kuda) melakukan pengecekan. “Bongkar isi kasnya , karena  saldonya Pemkab Kutim   tertera  Rp 58,76 miliar,” ujarnya.

          Berdasarkan data yang diperoleh Mendagri, anggaran Pemkab Kutim setelah refocusing masih berada  diurutan kedua tertinggi setelah  Kutai Kertanegara yakni memiliki APBD senilai Rp 2,5 triliun, namun saldonya hanya Rp58 M.

          Dalam pertemuan yang dihadiri semua kepala daerah yang akan melaksanakan Pilkada Tahun 2020, termasuk Kutim yang diwakili Asisten Pemerintahan Suko Buono, diuraikan semua keadaan APBD sebelum refocusing, setelah refocusing pada Mei 2020 termasuk anggaran untuk KPU, Bawaslu serta Kepolisian yang bertanggungjawab terhadap keamanan Pilkada.(SK8)

Artikulli paraprakKegiatan TMMD Capai 60 Persen, Hujan Lebat Kerap Menganggu
Artikulli tjetërWajib Prokes di Kantor Gubernur Agar Masyarakat Terbiasa