Beranda hukum Mengaku Pegawai Bappenda,5 Orang Mengamuk di Arena Fitnes Assadiah Sangatta

Mengaku Pegawai Bappenda,5 Orang Mengamuk di Arena Fitnes Assadiah Sangatta

765
0

SANGATTA (17/7-2019)

                Warga Assadiah Jalan APT Pranoto Sangatta Utara, Rabu (17/7) geger, pasalnya terjadi keributan di tempat fitnes. Tempat yang selama ini diketahui tidak ada suara musik hinggat binggar, terlebih menyediakan minuman keras tiba-tiba ribut karena diserang sekelompok orang.

                Kapolsek Sangatta Utara Iptu Slamet Riyadi kepada Suara Kutim.com menerangkan keributan yang terjadi di arena fitnes itu ketika pengelola didatangi 5 orang pria yang salah satunya bernama AR “Mereka datang ke arena fitnes itu untuk pendataan, namun informasi mereka datang dalam pengaruh minuman keras sehingga tidak baik dalam berkomunikasi dengan pengelola dan warga yang sedang berolahraga,” sebut Slamet.

                Keterangan yang diperoleh Suara Kutim.com, kelima pria yang datang ke arena fitnes ini mengaku dari Badan Pendapatan Daearah (Bapenda) Kutim dengan tugas melakukan pendataan hotel, rumah makan dan penginapan.

                Karena cara masuknya yang dianggap kurang sopan, sejumlah warga yang sedang fitnes menegur namun oleh RA ditantang adu fisik. Karena ancaman RA itu, terjadi keributan dalam ruang fitnes. Melihat ada keributan, 4 rekan RA yang berada di luar ikut masuk  sehingga keributan bertambah jadi. “Meski mereka orang pemerintah sedang melakukan tugas, tapi harus sopan dan tidak dalam keadaan mabuk saat bekerja, apalagi membuat keonaran di tempat orang,” sebut sejumlah warga Assadiah.

               Melihat aksi preman yang dilakukan oknum yang mengaku dari Bappenda Kutim ini, tidak saja pemilik dan warga yang sedang fitnes geram, sejumlah warga sekitar ikut geram. Hanya, saja keributan segera diatasi warga lainnya.

               Kepala Bappenda Kutim, Musyaffa yang baru kembali shalat asar, mengaku kaget mendapat informasi ada oknum yang mengaku pegawai Bappenda, mengamuk.

Meski ia membenarkan Bapenda saat ini sedang melakukan pendataan hotel, penginapan termasuk arena fitnes namun ia belum mengetahui apakah benar yang mengamuk pegawainya. “Kami cek dulu,jika benar maka akan dihentikan aktifitasnya sebagai petugas dalam waktu tidak ditentukan. Terlebih, jika benar mereka berkerja dalam pengaruh alkohol itu sungguh memalukan,” tandas Musyaffa.(SK11)

Artikulli paraprakCatatan Perjalanan Haji (60)
Artikulli tjetërTerkendala Dana, Kutim Akhirnya Ikut Juga PEDA KTNA di Berau