Beranda hukum Meski Sudah Tidak Memberitakan, Pers Kembali Diminta Netral di Pilkada 2015

Meski Sudah Tidak Memberitakan, Pers Kembali Diminta Netral di Pilkada 2015

0

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (17/11)
Kalangan media massa cetak dan elektronika meski selama ini digelarnya kampanye Pilkada 2015 tidak memberitakan kegiatan masing-masing pasangan calon, tetap diimbau untuk tetap independen terutama dalam Pilkada Kutim yang tinggal 3 pekan lagi.
Harapan itu disampaikan Asisten Kesra Setkab Kutim, Mugeni saat membuka sosialisasi UU 32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran dan Penerapan Program Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) dalam Menproduksi Siaran yang Berkualitas, Selasa (17/11).
Sosialisasi yang digelar Komisi Penyiaran dan Informasi Daerah (KPID) Kaltim diharapkan Mugeni mampu menjadi ajang bagi awak penyiaran untuk menyiarkan siaran yang berkualitas dan mendidik.
Kepada wartawan, ia berharap Pilkada Kutim 2015 semua media massa bersikap independen dalam melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat terkait pasangan calon (Paslon) yang akan bertarung pada Pilkada Kutim 2015. “Beritakan secara netral dan berimbang agar masyarakat bisa menilai secara objektif setiap paslon sehingga kondisi Kutai Timur tetap terjaga dan kondusif,” pinta Mugeni.
Mewakili Bupati Ardiansyah Sulaiman, ia mengakui hingga menjelang hari pemungutan suara, situasi Kutim tetap aman dan kondusif karena masyarakat memahami akan hak dan kewajibannya serta memahami apa yang ada. “Masyarakat sudah paham dan cerdas, demikian dengan kalangan media massa sehingga tidak terbawa arus politik,” tandas Mugeni.
Sementara Joni salah seorang wartawna senior di Sangatta mengakui selama ini kalangan wartawan di Kutim taat aturan termasuk tidak memberikan kegiatan Paslon secara sepihak. “Kami-kami wartawan sempat ditanya masyarakat soal tidak memberitakan soal kampanye dan aktifitas paslon, tapi setelajh dijelaskan masyarakat mengerti,” terang Joni.(SK-03/SK-11)