Beranda hukum Mugeni : Sebaiknya Dana Pusat Dishare ke Kutim

Mugeni : Sebaiknya Dana Pusat Dishare ke Kutim

2129
0
Asisten Kesra Mugeni
SANGATTA,Suara Kutim.com
   Bupati Isran Noor minta  pemerintah pusat meningkatkan alokasi anggaran Kutim untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat, pasalnya program KIP, KIS dan KKS sudah lama dilaksanakan di Kutim.
       Dalam suratnya bernomor 400/138/PM/XI/2014 tanggal 28 November 2014 dengan perihal pelaksanaan program perlindungan sosial terhadap dampak naiknya BBM, yang ditujukan ke Mendagri di Jakarta disebutkan  Pemkab Kutim menanggapi surat Mendagri Nomor 400/6744/SJ tanggal 20 November 2014 tentang pelaksanaan perlindungan sosial terhadap dampak naiknya BBM. “Semua program yang dicanangkan pemerintah pusat sekarang semua sudah dilaksanakan seperti program wajib belajar dimana siswa dan mahasiswa dibebaskan biaya SPP, kemudian bantuan pakaian sekolah bagi siswa SD dan SMP demikian pula pemberian paket buku pelajaran bagi siswa SD, SMP dan SMA,” terang Asisten Kesra Setkab Kutim Mugeni, saat memberikan keterangan pers, Selasa (2/12).
            Didampingi Kepala Bagian Humas, Muchtar disebutkan di sektor kesehatan berbagai program dilakukan diantaranya Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang tujuannya mencetak masyarakat hidup sehat, selain itu meningkatkan pelayanan kesehatan yang sejenis dengan KIS. “Kalau biacara kesejahteraan, Kutim kini sedang gencarnya menggalakan perumahan layak huni yang mendapat dukungan berbagai pihak,” sebut Mugeni.
            Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo melalu radiogramnya menginstruksikan gubernur dan kepala daerah, untuk rutin dan terus menerus ikut hadir mengawasi serta mengontrol penyerahan KIP, KIS dan KKS di setiap kantor pos.
            Selain itu, dalam radiogram dengan klafikasi sangat segera itu, kepala daerah juga diminta meningkatkan sosialisasi terkait pengalihan subsidi BBM untuk perlindungan sosial. Kemudian mengoptimalkan peran FKPD untuk mengatasi gejolak sosial akibat kenaikan BBM.(SK-02/SK-03)
Artikulli paraprakHarmadji : K2 Ditutup Penyebaran HIV-AIDS Bisa Meluas
Artikulli tjetërPimpinan DPRD Kutim Dihukum Rp324 Juta