Beranda kutim Pemkab Kutim dan SKK Migas Siap Saling Mendukung Demi NKRI

Pemkab Kutim dan SKK Migas Siap Saling Mendukung Demi NKRI

846
0

SANGATTA (8/6-2018)
Meningkatkan silahturahmi antar Pemerintah Kutim dengan PT Pertamina Sangatta Field, Kamis (7/6) digelar buka puasa bersama di Rumah Jabatan (Runjab) Bupati Kutim. Buka puasa yang dihadiri Wabup Kasmidi Bulang, Komandan Lanal Sangatta Letkol Laut (P) Mulyan Budiarta, Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kutim Ambotang, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta kalangan wartawan berlangsung sederhana.
Acara yang dikemas saling berbagi informasi itu, dihadiri Manager PT Pertamina Field Sangatta Jemy Oktavianto yang datang bersama sejumlah pejabat lainnya. “Pemkab Kutim dan masyarakat bangga dan berterimakasih kepada PT Pertamnina Field Sangatta, yang ikut dalam pembangunan dan mensejahetrakan rakyat Kutim terutama masyarakat di beberapa desa yang berada pada ring satu Pertamina,” sebut Kasmidi.
Orang kedua di Pemkab Kutim ini membenarkan, dukungan perusahaan sangat berarti bagi pemkab dan masyarakat karena untuk memenuhi kebutuhan keseluruhan masyarakat memerlukan biaya besar terlebih saat APBD Kutim yang terus mengalami defisit pendapatan.
Ia mengakui bagaimana Pertamina selama ini beroperasi dan peduli dengan masyarakat terutama dalam pendidikan dan kesehatan serta peningkatan ekonomi masyarakat. “Kita berharap Pertamina tetap eksis, membantu perekonomian negara kita,” ujar Kasmidi.
Manager Senior Humas SKK Migas Wilayah Kalimantan – Sulawesi (Kalsul) Sebastian Julian, mengakui buka puasa bersama memberi manfaat banyak yakni meningkatkan dan menjalin tali silahturahmi dengan tujuan memperkokoh persatuan kesatuan bangsa.
“Dengan buka puasa bersama, semua pihak bisa saling mengenal dan saling memahami. Sehingga terbangun pemahaman bersama terkait peranan dan fungsi masing-masing didalam mendukung pembangunan Indonesia,” sebut Sebastian.
Kepada Wabup Kasmidi, diungkapkan, SKK Migas dan K3S mendapat tugas pemerintah melakukan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi. Disebutkan, kedua kegiatan tanpa dukungan pemerntah daerah sulit terlaksana. “Karenanya SKK Migas perlu mengenalkan diri kepada stakeholder yang ada, disisi lain stakeholder bisa mengenal dan memahami bagaimana industri hulu migas melaksanakan tupoksinya dalam rangka mencari sumber migas baru, serta bagaimana mempertahankan,” terangnya seraya menambahkan SKK Migas dan K3S terus bekerja sekuat tenaga untuk memperkuat ketahanan energy nasional.(ADV-KOMINFO)

Artikulli paraprakSelama Ramadhan, Harga Barang di PIS Ada Yang Turun
Artikulli tjetërHanura Kutim Buka Pendaftaran Caleg Tahun 2019