Beranda ekonomi Pemkab Kutim Lirik SMI

Pemkab Kutim Lirik SMI

646
0
Kondisi jalan di Pedalaman Kutim di musim hujan.

SANGATTA (1/8-2019)

Mempercepat pembangunan infrastruktur di Kutim, Pemkab berencana  kerjasama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) –  BUMN di bawah Kementerian Keuangan RI dalam pembiayaan infrastruktur.

Edward Azran – Kepala Bappeda Kutim

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutim Edward Azran mengatakan tertarik melakukan kerjasama pembiayaan infrastruktur dengan PT SMI karena  tingkat bunga hanya 7,5 persen pertahun, pembayaran bunga dan pokok pinjaman lebih kompetitif.

Selain itu, kata Edward, produk pinjaman  lebih inovatif, besaran pinjaman dan jangka waktu pengembaliannya fleksibel. “Dibandingkan dengan bank umum, tingkat suku bunganya bisa mencapai 12 persen per tahun, belum lagi keterbatasan dana yang boleh diajukan oleh Pemkab,” jelas Edward usai mengikuti presentasi PT SMI, Rabu (31/7) kemarin.

 Edward berharap PT SMI bisa membiayai proyek-proyek pembangunan yang telah diselesaikan pihak ketiga, namun  belum bisa terbayarkan hingga saat ini. Edward menyebut Pemkab Kutim ingin fokus pembayaran utang proyek ke pihak ketiga.

Edward  Azran menyarankan PT SMI untuk bekerjasama dengan Dewan Kawasan Ekonomi Maloy Batota Trans Kalimantan (KEK MBTK), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Perusahaan Daerah (Perusda).

Disebutkan, KEK –MBTK termasyk program strategi nasional dimana pemerintah pusat  mendukung jika PT SMI terlibat di dalam percepatan pembangunan infrastruktur. Selain itu,   pembangunan RSU di  Muara Bengkal juga membutuhkan dana besar.

Diungkapkan, jika pembangunan RSU Muara Bengkal bisa dilakukan tentu biaya yang dibutuhkan tidak terlalu besar dan proses pembangunannya lebih cepat karena dananya sudah siap. “Kalau RSU rampung, masyarakat yang ada di kawasan pedalaman tidak perlu lagi ke Sangatta terutama bagi pelayanan  kesehatan khusus dan darurat,” sebutnya. (SK3)

Artikulli paraprakDalam Keadaan Defisit, Kutim Membutuhkan Dukungan Investasi
Artikulli tjetërDPMPTSP Kutim Dipantau Ombudsman