Beranda kutim adv pemkab Pemkab Kutim Rasionalisasi APBD 2020 Hingga 25 Persen Untuk Pembiayaan Penanganan COVID-19

Pemkab Kutim Rasionalisasi APBD 2020 Hingga 25 Persen Untuk Pembiayaan Penanganan COVID-19

306
0

SANGATTA (7/4-2020)

Demi memaksimalkan upaya penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) khususnya di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Pemerintah Kutim melakukan refocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun ini hingga 25 persen. Demikian diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim, Irawansyah kepada awak media usai mengikuti rapat terbatas penanganan COVID-19, Selasa (7/4).

Sekda Kutim, Irawansyah

“Yang jelas yang kita usulkan untuk dipotong dari perjalanan dinas secara keseluruhan sebesar 30 persen dan nilainya mencapai Rp 30 miliar. Kemudian belanja makan minum yang selama ini sudah tidak kita lakukan, itu dapat Rp 5 miliar. Selain itu juga untuk kegiatan fisik kita potong sekitar Rp 6 miliar dan juga kita usulkan ke pusat untuk anggaran DAK (Dana Alokasi Khusus, red) Fisik nilainya mencapai Rp 24 miliar,” ujar Irawansyah.

Lanjut Irawan, semua potongan-potongan anggaran tersebut akan masuk dalam belanja tidak terduga, yang nantinya akan digunakan untuk percepatan penanganan COVID-19 di Kutim.

“Semuanya nanti masuk di rekening belanja tidak terduga dan akan kita gunakan untuk percepatan penanganan COVID-19 di Kutim. kita gunakan untuk pengadaan APD (Alat Pelindung Diri, red), pembiayaan operasional tim gugus tugas COVID-19, hingga pembiayaan perawatan pasien-pasien yang dilakukan di instalasi khusus COVID-19 RSUD Kudungga,” sebutnya.

Ditambahkan Irawansyah, jika dihitung-hitung dari seluruh nilai APBD Kutim Tahun 2020 sebesar Rp 3,4 Triliun, dilakukan rasionalisasi anggaran sebesar Rp 65 miliar atau mencapai 25 persen dari total APBD yang ada.

“Semua anggaran dari program kegiatan yang sekiranya kita lihat masih bisa ditunda, ya kita potong untuk pembiayaan COVID-19. Jika dihitung-hitung, totalnya mencapai 25 persen dari anggaran belanja Kutim secara keseluruhan,” jelasnya.(ADV-KOMINFO)

Artikulli paraprakPenularan COVID-19 Bisa Tanpa Gejala, Dinkes Kutim Himbau Waspadai OTG
Artikulli tjetërKetua PWI, Ingatkan Anggota PWI Taati Aturan Dalam Peliputan Covid-19