Beranda ekonomi Penduduk Kutim dan Batam Bertambah Pesat, Karena Pendatang

Penduduk Kutim dan Batam Bertambah Pesat, Karena Pendatang

1063
0
Wabup Ardiansyah Menyerahkan Cendramata kepada Pemkot Batam
SANGATTA,Swara Kaltim
    Kota Batam dan Kutim  mempunyai kesamaan yakni sebagai daerah sasaran pencari kerja sehingga kedua daerah, pertumbuhan penduduknya  signifikan terutama kaum pendatang.
       Penduduk Kutim bertambah karena warga pendatang yang ingin mencari pekerjaan di sektor pertambangan dan perkebunan, sedangkan warga Kota Batam bertambah karena ingin mencari pekerjaan di sektor idustri yang memang tumbuh pesat.  “Adanya kesamaan kondisi kedua daerah tentu berdampak terhadap kehidupan sosial masyarakat  yang akhirnya dapat menimbulkan konflik, selain itu adanya pergeseran nilai yang perlu diwaspadai sehingga tidak menjadi pemicu perpecahan dalam tubuh masyarakat,” kata Kepala Kesbangpol Kutim Abdul Kadir, Senin (17/11).
            Rombongan yang dipimpin Wabup Ardiansyah Sulaiman, selain diikuti pejabat di lingkungan Kesbangpol juga terlibat pengurus Foruk Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
            Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Walikota Pemkot Batam Jalan Engku Putri, kata Abdul Kadir semua pihak banyak belajar dengan jajaran Pemkot Batam dalam mengelola setiap konflik yang terjadi seperti pertikaian antarsuku, kelompok termasuk soal BBM. “Banyak pertanyaan dilontarkan masing-masing forum dan Kesbangpol Kutim, semuanya untuk belaja trik yang dilakukan Pemkot Batam dalam menangani wilayah yang kecil namun berpenduduk lebih satu juta orang,” ujar Abdul Kadir ketika dihubungi via telepon.
            Wabup Ardiansyah sebagai pimpinan rombongan,  dijelaskan, berharap timnya bisa menimba ilmu dan menjadikan pertemuan di Pemkot Batam, menjadi acuan jika timbul masalah serupa di Kutim. “Banyak hal yang didapat, diantaranya dukungan berbagai elemen masyarakat Batam  untuk menciptakan daerah mereka aman dan nyaman serta menjadi sasaran wisatawan,” kata Ardiansyah Sulaiman.

            Dalam pertemuan yang  berlangsung hampir 2 jam itu, Pemkot Batam diwakili Staf Ahli Bidang Ekbang, Ibnu Maja  serta Kepala Kesbangpol Rudolp N serta jajaran FKP,FKDM dan FKUB kemudian pejabat dilingkungan Kesbangpol Kota Batam.(SK-06)
Artikulli paraprakMantan Anggota DPRD Buat Uang Palsu
Artikulli tjetërAlfian : Saatnya Ada Pabrik Pengalengan Ikan