Beranda hukum PPK Terus Lakukan Uji Publik DPS, Masyarakat Diminta Aktif

PPK Terus Lakukan Uji Publik DPS, Masyarakat Diminta Aktif

703
0

SANGATTA (7/4-2018)
Data pemilih potensial yang belum masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim, penyebabnya beragam. Dari uji publik yang dilakukan sejumlah Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) ternyata warga yang terdata potensial ternyata belum memilikiu KTP –el atau Surat Keterangan (Suket) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kutim.
Sejumlah PPK kepada Suara Kutim.com mengakui warga masyarakat yang terdata potensial, mengaku sudah merekam data di kecamatan namun hasilnya belum diperoleh karena data rekaman harus dibawa ke Kantor Dukcapil Kutim di Sangatta. “Perekaman sudah dilakukan di kecamatan, namun hasilnya belum bisa dicetak baik berupa Suket karena belum dibawa ke Kantor Dukcapil Kutim di Sangatta,” terang Iwan – PPK Kaliorang.
Hal senada dibenarkan Fauzul – PPK Muara Ancalong yang mau tidak mau harus menyusuri semua desa dengan perahu bermotor untuk melakukan uji publik. Dihubungi via telepon, diakui, banyak warga yang sebagai pemilih ternyata belum punya KTP elektronika. “Ada yang sudah terekam data namun dapat hasil perekemannya, selain itu ada yang sama sekali belum melakukan perekaman data karena faktor biaya minim,” beber Fauzul.
Ketua KPU Kutim Fahmi Idris ditemui terpisah menerangkan data pemilih potensial merupakan data yang ditemukan petugas saat melakukan Pencocokan Data Pemilih. Dijelaskan, data pemilih yang ada selama ini tetap tersimpan sedangkan pendataan yang dilakukan untuk verifikasi. “Masalah kependudukan itu banyak, karena masyarakat tidak banyak yang aktif melakukan lapor diri kepada aparat seperti pindah tempat, anggota keluarga wafat atau ada kelahiran. Kalau masyarakat aktif, tentu memudahkan dalam pendataan pemilih,” beber Fahmi.
Berdasarkan DPS yang telah diumumkan KPU, warga Kutim yang terdaftar sebagai pemilih di Pilgub Kaltim sebanyak 219.985 dari 154.177 orang. Sementara pemilih potensial sebanyak 20.278 orang terbanyak di Sangatta Utara berjumlah 3.082 orang, Muara Wahau (3.077), Kongbeng (1.976), dan Bengalon sebanyak 1.665 orang serta Sangkulirang tercatat 1.245 orang.(SK12)

Artikulli paraprakSKPD Legowo Perizinan Diserahkan Ke PTSP
Artikulli tjetërDapil Berkurang, Alokasi Kursi DPRD Kutim Tetap 40