Beranda foto Replika SD Muhammadiyah Gantong, Mempesona Sayang Kini Banyak Coretan

Replika SD Muhammadiyah Gantong, Mempesona Sayang Kini Banyak Coretan

6275
0
REPLIKA : Replika SD Muhammadiyah Gantong yang menjadi daya tarik bagi wisatawan yang bertandang ke Belitung Timur,namun sayang SD tua yang terkenal lewat Film Laskar Pelangi, dirusak oleh tangan-tangan jahil.

BERKUNJUNG KE DESA GANTONG tidaklah berat, dengan kendaraan roda empat tentu lebih mudah dan menyenangkan. Selain udaranya yang segar, jalanya juga mulus dan tidak ada naik gunungnya, seperti jalan-jalan di Kaltim terlebih-lebih di Kutai Timur.
belajarSebagai pertanda memasuki Kabupaten Belitung Timur, cukup melihat deretan tiang listrik yang dicat aneka warna – warni. Tanda itu, dibuat Pemkab Belitung setelah Film Laskar Pelangi membumi dan banyak menarik perhatian masyarakat.
Desa Gantong tiba-tiba terkenal setelah Andrea Hirata mengangkatnya lewat Laskar Pelangi, siapapun yang berrtandang ke Provinsi Bangka Belitung, pasti berusaha untuk bertandang ke desanya Ahok – Gubernur Jakarta ini. Terlebih, jalan yang mulus sehingga perjalanan dari Teluk Pandan – Ibukota Belitung ke Belitung Timur hanya 1 jam.
Kabupaten Belitung Timur, terbentuk tahun 2003. Kabupaten beribukotakan Manggar mempunyai luas wilayah 250.691 Ha (2.506,91 Km2,red) tentu jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan Kutim. Namun, Belitung Timur bisa maju karena potensi pariwisatanya ditambah keramahtamahan warganya. “Kebersihan kotanya yang membuat saya betah dan nyaman di Belitung ini, selain itu kuliner dan obyek wisatanya luar biasa,” aku Serli – warga Jakarta ketika berjumpa Suara Kutim.com di Bandara HAS Hanandjoeddin.
Salah satu obyek wisata yang menjadi magnet wisatawan ingin bertandang ke Belitung Timur yakni SD Muhamadiyah – Gantong. SD yang menjadi lokasi utama Film Laskar Pelangi, sebenarnya sudah tidak ada lagi namun Pemkab Blitung membuat replikanya meski harus membeli kayu-kayu lapuk milik masyarakat.
Setiap pengunjung yang datang ke SD Muhammadiyah, tempat Lintang dan kawan-kawan sekolah ini, dipastikan bakal tersenyum gembira. Di atas pasir putih, pengunjung akan berfose sepuasnya tanpa harus mengeluarkan sepeserpun layaknya obyek wisata di kebanyak daerah. Namun, sayangnya replika SD Muhammadiyah Gantong yang kesohor itu, kini sudah kehilangan ruang kerja kepala sekolah karena bangunannya ambruk, namun yang memprihatinkan di bagian gedungnya penuh dengan coretan tangan-tangan jahil termasuk pada papa nama sekolah.(SK-09/bersambung)

Artikulli paraprakBLH Kutim Tetap Tuntut KPC Terkait Pencemaran Sungai Sangatta
Artikulli tjetërIman : Pengelolaan SLTA Ditarik ke Pusat, Tujuan Pendidikan Gagal