Beranda politik DPRD Kutim Reses, Anggota DPRD Kutim ini Temui 5 Masalah Mendasar Terkait Hajat Hidup...

Reses, Anggota DPRD Kutim ini Temui 5 Masalah Mendasar Terkait Hajat Hidup Masyarakat

284
0

SUARAKUTIM.COM; SANGATTA—Peningkatan kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan, dinilai masih menjadi hal mendasar yang dibutuhkan masyarakat. Tidak terkecuali di Kecamatan Sangatta Utara, yang menjadi daerah pemilihan (Dapil) bagi anggota DPRD Kutai Timur, Yulianus Palangiran. Bahkan dirinya menganggap jika Kecamatan Sangatta Utara masih memerlukan sentuhan program peningkatan Sumber Daya Masyarakat (SDM).

Yulianus Palangiran – Anggota DPRD Kutim

“Peningkatan kesehatan dan pendidikan melalui pembenahan sarana dan prasarananya, saya rasa masih diperlukan oleh warga Sangatta Utara. Intinya ada peningkatan sumber daya masyarakat lah di sini. Hal ini yang saya amati dan rasakan, termasuk yang diusulkan warga saat saya melakukan reses beberapa waktu lalu,” ujar Yulianus.

Dikatakan, pemerintah Kutim sebelumnya pernah memiliki pilot projek sebagai Kutim Cemerlang (Cerdas, Prestasi, Merata dan Gemilang). Sementara sarana dan prasarana untuk mendukung dan mewujudkan moto itu sangat jauh dari kata siap.

“Dulu pemerintah Kutim punya pilot projek, namanya Kutim Cemerlang (Cerdas, Prestasi, Merata dan Gemilang). Sementara sarana dan prasarana untuk mendukung dan mewujudkan moto itu sangat jauh, jadi tidak punya kesinambungan. Coba kita menengok, ada beberapa SD (Sekolah Dasar, red) di Sangatta Utara ini, apakah sudah mencukupi ? Bagaimana dengan perpustakaannya, apakah sudah ada atau belum ? Bagaimana kondisi kantor gurunya, halamanan sekolahnya, termasuk rumbel (ruang belajar, red) kelasnya masih ada yang tidak mencukupi, akhirnya murid dipaksa masuk sekolah ada yang pagi dan sebagian siang,” bebernya.

Ditambahkan, saat ini ada lima program utama yang menjadi masalah dan harus segara diselesaikan. Pertama adalah masalah pendidikan. Kedua adalah kesehatan dan ketiga adalah masalah listrik atau penerangan.

“Keempat adalah masalah air bersih dan yang kelima atau terakhir adalah infrastruktur. Selesaikanlah kelima program ini maka saya rasa apa yang dilaksanakan pemerintah nantinya sudah maksimal. Karena dari kelima masalah ini saling berkaitan erat antara satu dengan yang lainnya. Sehingga jika ada satu saja yang tidak terpenuhi, maka akan muncul masalah lainnya. Bagaimana kita mau mewujudkan Kutim Cemerlang, jika PDAM saja belum ada. Mau berangkat sekolah saja sudah kotor, anak-anak tenteng sepatu karena jalan rusak dan berlumpur. Belum lagi di rumah mandi dengan air tidak bersih. Selain itu, meski di kota ternyata juga ada beberapa rumah yang belum terpasang listrik PLN, apakah layak kita belajar tanpa adanya penerangan. Ini menjadi tantangan yang harus diselesaikan pemerintah sekarang,” ucapnya.(Advetorial/Admin)

Artikulli paraprakDPRD Kutim Upayakan Pengadaan Alsintan untuk Petani Teluk Pandan
Artikulli tjetërMasyarakat Minta Anggota DPRD yang Turun Reses, Betul-betul Menyerap dan Memperjuangkan Aspirasi Masyarakat