Beranda politik DPRD Kutim Reses di Bengalon, Masdari Kidang Komitmen Bantu Masyarakat Sepaso Barat

Reses di Bengalon, Masdari Kidang Komitmen Bantu Masyarakat Sepaso Barat

401
0
Anggota DPRD Kutim, Masdari Kidang saat menggelar Reses di Kecamatan Bengalon

SuaraKutim.com, Sangatta — Kegiatan Reses anggota DPRD Kutim dari Komisi C, Masdari Kidang di Kecamatan Bengalon, Desa Spaso Barat, Kamis (21/7/2022), menampung berbagai aspirasi masyarakat. Salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat adalah perbaikan jalan.

Sebagai wilayah dimana dirinya mendapatkan banyak dukungan suara, Masdari Kidang berkomitmen untuk membantu usulan-usulan warga yang ada, agar bisa terealisasi.

Hal itu disampaikan Masdari Kidang di depan puluhan warga, di halaman Kantor Desa Sepaso Barat, Kamis, (21/07/22) pagi.

Anggota Komisi C DPRD Kutim, Masdari Kidang (duduk tengah) bersama warga saat menggelar Reses di Kecamatan Bengalon

“Suara saya nomor dua terbanyak disini, tidak mungkin dengan perjuangan tim kita, untuk masyarakat yang memilih saya, saya lupa,” ucapnya.

Selanjutnya Kidang menyampaikan bahwa salah satu aspirasi yang akan dia lakukan di Kecamatan Bengalon, khususnya di Desa Spaso Barat adalah perbaikan jalan.

“Saya minta Jalan Sepat, Jalan Yulidan, kepada Dinas PU (Kutim, red), jalan yang ada itu ditingkatkan satu meter. Bulan depan, kami bawa Komisi C (DPRD Kutim, red) untuk meninjau jalan itu,” ujarnya.

Lebih jauh Kidang, menyebut bahwa program perbaikan jalan telah menjadi prioritasnya dan sudah diinput pada Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

“Itu sudah kami masukan di anggaran (SIPD, red), untuk program jalan, salah satu yang prioritas,” ungkapnya.

Sebelumnya Kepala Desa Sepaso Barat, Abdul Azis menyampaikan bahwa kondisi jalan yang ada di wilayahnya cukup memprihatinkan. Ia mengaku belum pernah ada sentuhan aspirasi untuk menangani persoalan jalan tersebut.

“Di Desa Sepaso Barat ini pak, masih banyak jalanan yang belum disentuh pembangunan. Perlu saya sampaikan jalan yang disamping kantor desa ini, belum pernah ada penimbunan,” bebernya.

Lebih jauh ia menyampaikan bahwa perbaikan jalan tersebut menjadi penting dikarenakan menjadi akses bagi anak sekolah.

“ini yang penting sekali pak, karena dilewati oleh anak sekolah, kalau hujan licin itu disitu pak,” pungkasnya.(Redaksi)

Artikulli paraprakDi APBD-P, DPU Kutim Prioritaskan Perbaikan Jalan Pasca Banjir
Artikulli tjetërMulai Episode Baru, Kejari Kutim Tahan 4 Tersangka Kasus Korupsi Solar Cell DPMPTSP Kutim