Beranda ekonomi Ribuan M3 Kayu Olahan Siap Dibawa Dari Maloy

Ribuan M3 Kayu Olahan Siap Dibawa Dari Maloy

1064
0
Kayu Yang Siap Masuk KLM 

 SANGATTA.Suara Kutim.com

      Ribuan M3 kayu olahan kini siap akan dibawa ke luar Kutai Timur (Kutim) dari Pelabuhan Maloy Sangkulirang. Pengamatan Suara Kutim.com, Sabtu (25/10) sore sejumlah kayu olahan dari berbagai jenis diantaranya meranti dan kayu ulin, sudah masuk ke dalam lambung tiga buah kapal layar motor (KLM).
       Sejumlah ABK ketika ditanya wartawan enggan memberikan penjelasan, termasuk mau dibawa ke mana hasil bumi Kutim ini dibawa. “Wah, ngak tahu juga kita hanya diperintah memasukan ke lambung kapal saja,” kata sejumlah ABK.
        Meski demikian, para ABK ini mengakui setiap kapal mampu membawa 400 M3, sehingga jika ada empat KLM yang bersandar di Pelabuan Maloy, diperkirakan bakal  1.600 M3 kayu bakal dibawa dalam beberapa hari kedepan.
            Meski banyak ABK enggan berkomentar, ternyata ada seorang ABK menyebutkan kayu yang kini sedang dalam pembongkaran dua kapal akan dibawa ke Sulsel dan dua lagi ke Surabaya. “Rencananya ke Surabaya dan Sulsel,namun soal surat atau dokumen lainnya kami tidak tahu persis,” akunya.
Sebuah truk sarat kayu sedang menanti bongkar isinya
            Sementar sejumlah sopir truk yang membawa kayu olahan mengaku mereka datang ke Maloy atas perintah pemilik kayu. Disinggung asal kayu, diakui tidak satu lokasi karenanya para sopir mengaku tidak mengenal satu sama lainnya.
            Ditanya apakah kayu olahan yang dibawa dilengkapi dokumen, para sopir mengaku tidak tahu. “Kami hanya mengangkut saja, kalau soal dokumen asal kayu semuanya urusan pemilik kayu,” ungkap mereka.
            Bongkar muat kayu olahan di Pelabuhan Maloy, Sabtu sore tadi sempat terhenti pasalnya pada jalan terdapat dua unit eskapator sedang melakukan bongkar batu palu dari sebuah LTC. Satu-satunya truk yang siap dibongkar hanya bernopol KT 8943 DE. (Tim-SK)

Artikulli paraprakSolar dan Premium Di Kaliorang Dijual Rp25 Ribu
Artikulli tjetërBatal Dilantik, Marjaki dan Suliansyah Gugat Pimpinan DPRD