Beranda kutim Santri Ponpes DA Gagal Melanjutkan Sekolah

Santri Ponpes DA Gagal Melanjutkan Sekolah

1122
0
Kadis PK Kutim, Iman Hidayat
SANGATTA,Suara Kutim.com
Sebanyak 14  santri di Ponpes Darul Abyad (DA) Sangatta Utara, dikabarkan tidak bisa melanjutkan pendidikan  karena keterbatasan biaya. Kabar kurang mengenakan itu, membuat kaget Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (PK)  Iman Hidayat dan Asisten Kesra Setkab Mugeni. Bahkan keduanya sama-sama siap membantu pimpinan ponpes.
Menurut Iman, jika benar ada santri  di Ponpes Darul Abyad tidak bisa mengenyam pendidikan karena biaya, ia akan membantu. Ditegaskan, semua anak usia sekolah wajib mendapatkan pendidikan gratis terlebih dari keluarga kurang mampu.  “Kalau anak-anak itu   tidak bisa sekolah, kami akan bantu karenanya diharapkan pimpinan Ponpes bisa ke Disdik untuk menjelaskan penyebabnya,  kalau alasan, tidak punya uang sekarang semua sekolah sudah gratis semua termasuk buku  dan semua,” ungkap Iman Hidayat, Senin (11/8).
Disebutkan, tekad Pemkab Kutim tidak ada lagi ada anak usia sekolah di Kutim putus sekolah sejaka beberapa tahun lalu terutama ketika diluncurkanya program Kutim Cemerlang. Kepada warga Kutim lainnya jika tidak bisa menyekolahkan anaknya, segera melapor ke Kades atau UPTD Pendidikan Kecamatan untuk segera dibantu.  “Disdik tidak bisa  mengecek semua kecamatan untuk mencari anak-anak yang tidak sekolah, tetapi bila ada yang memiliki anak dan menemukan ada anak tidak sekolah  pasti ditindaklanjuti  dengan cepat,” ungkap Iman.
Terhadap anak atau orang tua yang memang tidak mau menyekolahkan anaknya, Iman menyebutkan ia angkat  tangan. Menurutnya, pemkab  menyediakan  semua gratus tapi jika  memamg  tidak mau sekolah Disdik  tidak bisa memaksa. “Yang jelas hak anak untuk bersekolah sudah  disediakan Pemkab, kita tidak bisa disalahkan lagi kecuali kita belum menyediakan semuanya,” bebernya.

Harapan serupa juga dilontarkan Asisten Kesra Mugeni, bahkan ia mengaku akan melakukan monitoring ke kecamatan.   “Kalau menemukan ada anak usia  sekolah tidak sekolah, segera beritahu saya  untuk di ketahui apa masalah dan kendalanya kenapa tidak bersekolah, pemkab  akan bantu mereka,” sebut Mugeni.(SK-03)
Artikulli paraprakSK Pelantikan Menanti Tandatangan Gubernur
Artikulli tjetërKomisioner KPU Resmi Dilaporkan ke Polisi