Beranda ekonomi Satu Bautpun Tidak Ada Asset PT KTI Terdata di Bagian Perlengkapan

Satu Bautpun Tidak Ada Asset PT KTI Terdata di Bagian Perlengkapan

0

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (19/10)
Meski asset yang dimiliki PT Kutai Timur Investama (KTI) mencapai ratusan miliar rupiah, ternyata tidak satupun assetnya terdata di Bagian Perlengkapan dan Aset Daerah Setkab Kutai Timur (Kutim). Bahkan, Pemkab ikut membantu tugas yang diemban pejabat KTI dengan meminjamkan kendaraan roda empat.
Kabag Perlengkapan dan Aset Daerah Setkab Kutai Timur M Alfian didampingi Kasubag Pengelolaan Aset Daerah Teddy Febrian, menegaskan tidak satupun atau satu bautpun asset milik PT KTI sebagai Perusda Kutim yang terdata.
Disebutkan, saat pembentukan tim likuidasi PT Kutai Timur Energi (KTE) yang merupakan anak dari perusahaa KTI, tetap tidak ada laporan nilai asset yang ada kepada Pemkab Kutim. “Malahan dipertengahan jalan dibentuk lagi sebuah anak perusahaan baru yakni PT Kutai Mandiri Energi Baru, secarik kertas saja tidak ada laporannya ke Bagian Perlengkapan ini sehingga sulit juga untuk mengetahui berapa asset yang ada di BUMD Kutim itu,” ujar Teddy.
Dikatakan Teddy, manajemen KTI hanya melaporkan data assetnya ke Bagian Ekonomi Setkab Kutai Timur.
Sebagaimana diketahui, polemik divestasi saham PT Kaltim Prima Coal (KPC) sebesar Rp 576 miliar yang menjadi milik Pemkab Kutim dan diinvestasikan kembali kepada Perusda PT KTE.
Namun ujungnya uang yang seharusnya bisa membantu Pemkab mengatasi kekurangan daya listrik serta membuka lapangan usaha baru, kejadiannya malah terbalik dan menjadi kasus korupsi berkepanjangan banyak korban.
Bahkan sejumlah aset yang dibangun perusda ini seperti Pembangkit Listrik Tenaga Gas Batubara (PLTGB) di Kabo kini mangkrak dan menjadi rongsokan besi tua tanpa sempat diselesaikan dan beroperasi, sementara dana yang diinvestasikan dibeberapa bank jadi berantakan diantaranya pada Bank IFI dan sebuah Bank di Kukar.(SK-02/SK-03/SK-12)