Beranda kutim Sejak Subuh Tadi, 3 Juta Jamaah Haji Mulai ke Arafah

Sejak Subuh Tadi, 3 Juta Jamaah Haji Mulai ke Arafah

1003
0
Menteri Agama RI Menteri Lukman Hakim Saifuddin mengecek kesiapan di Armina. (Foto Kemenag)

MAKKAH (19/8-2018)
Sebanyak 3 juta jemaah haji dari berbagai dunia, mulai Ba’da subuh, Ahad (19/8) bergerak menuju Padang Arafah. Mereka akan menempati tenda-tenda khusus untuk melaksanakan wukuf pada Senin (20/8).
Data yang didapat Suara Kutim.com, Jamaah haji Indonesia yang berjumlah 221 ribu, diantar ke Arafah dalam tiga tahap yakno pertama yakni setelah subuh hingga dzuhur. Lalu, gelombang kedua dimulai dzuhur hingga sekitar pukul 16.00. Keberangkatan terakhir pukul 16.00 sampai 18.00 WAS, sedangkan Kloter 4 Balikpapan yang terdiri Kutim, Bontang, Kubar dan Balikpapan kemungkinan setelah shalat Magrib.
Kerajaan Arab Saudi dikabarkan habis-habisan memberikan pelayanan kepada jamaah haji. Berdasarkan Badan Statistik Arab Saudi, ribuan petugas dan puluhan ribu perangkat pendukung yang dikerahkan untuk memperlancar pelaksanaan haji.
Sementara Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin disela-sela meninjau persiapan di Armina, meminta diadakan sweeping di hotel-hotel yang ditempati jemaah haji tujuannya agar semua jamaah benar-benar berangkat ke Arafah. “Petugas haji harus memastikan betul seluruh jamaah sudah berada di Arafah,” pintanya.
Diakui, jamaah haji Indonesia sengaja diberangkatkan dalam tiga gelombang untuk menghindari penumpukan jamaah karena jemaah dari negara-negara lain juga berangkat ke Arafah yang akan menuju maktabnya dan kebetulan berdekatan dengan pemondokan khusus jemaah haji Indonesia.’’Di setiap maktab ada 20 hingga 30 tenda dengan luas bervariasi,’’ jelas Menag seraya menambahkan pemerintah menyediakan 21 bus untuk mengangkut jemaah ke satu maktab.
Informasi tim Media Center Haji (MCH) yang telah memantau kondisi maktab di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Disebutkan, semua tenda-tenda sudah dilengkapi dengan karpet merah. Di Arafah, tenda berbahan terpal tidak dilengkapi AC hanya ada kipas angin yang bisa mengembuskan uap air alias mist fan.
Sementara kamar mandi dan WC dikabarkanm, sudah siap namun mayoritas menggunakan WC jongkok. Hanya sedikit yang memakai WC duduk. Sedangkan tempat wudu juga siap pakai air kran mengalir deras. (SK12)

Artikulli paraprakDishub Upayakan Penambahan Jadwal Penerbangan Perintis
Artikulli tjetërTidak Ada Jamaah Kloter 4 Balikpapan Masuk Program Safari Wukuf