Beranda foto Selama OP 2015, PNS Pelanggar Lalin Terbanyak, 3 Tewas & 2 Luka...

Selama OP 2015, PNS Pelanggar Lalin Terbanyak, 3 Tewas & 2 Luka Berat

1221
0
Pengendara sepeda motor di luar Sangatta tampaknya bebas berkendara seperti di Kongbeng, selain tidak menggunakan helm kendaraan yang digunakan juga tanpa nomor polisi.

SANGATTA,Suara Kutim.com (19/6)
Pengendara yang terkena tilang selama Operasi Patuh (OP) 2015 digelar Polres Kutim sebanyak 453 orang. Operasi yang melibatkan seluruh jajaran Satlantas Polres Kutim dimulai 27 Mei dan berakhir 9 Juni 2015. Selain memberi tilang, aparat Satlantas memberikan teguran kepada 45 pengguna jalan. “Data pelanggaran yang ada menunujukan trend penurunan meski jumlah kendaraan meningkat tajam, bila dibandingkan tahun 2014 jumlah pelanggar sebanyak 1.158 ditilang dan 100 orang mendapat teguran,” terang Kapolres Kutim AKBP Anang T.
Bersama beserta Kasat Lantas, dijelaskan dari 453 surat tilang yang dikeluarkan 212 pelanggaran karena surat-surat, 24 pelanggar akibat melawan arus dan 42 orang melanggar rambu-rambu 42, dan sisanya pelanggaran lain.
Terhadap profesi pelaku pelanggaran, kapolres menyebutkan tidak hanya dari masyarakat umum juga terdapat Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan swasta. Yang membuatnya prihatin, selama OP digelar terdapat 3 orang korban jiwa, 2 orang luka berat.
Kepada wartawan, diungkapkan sebagian besar masyarakat belum punya SIM namun sudah nekad mengendarai kendaraan bermotor. Kedepan, ujar Kapolres Anang T, Polres Kutim akan membuat layanan SIM online di Muara Wahau dengan wilayah kerjan Telen, Kongbeng dan Batu Ampar, kemuduan di Sangkulirang yang melayani masyarakat Karangan, Sandaran, Tanjung Mangkaliat, Kaubun, Kaliorang hingga Manubar. “Dengan mendekatkan pelayanan masyarakat mengurus SIM jauh-jauh ke Sangatta dimana harus mengeluarkan biaya besar dan waktu lama,” terang kapolres.
Diakui, selama ini jaringan internet di Muara Wahau dan Sangkulirang baik sehingga memungkinkan dilakukan pelayanan SIM On Line. “Kalau bicara Pemkab, pasti mendukung karena ini menyangkut kepentingan masyarakat Kutim,” ujar kapolres.(SK-03/SK-010)

Artikulli paraprakPilkada Kutim : 3 Kandidat Sudah Berikan Isyarat Masing-Masing Pasangan
Artikulli tjetërBelum Ada Pengganti Ismunandar