Beranda ekonomi Selama Ramadhan, Harga Barang di PIS Ada Yang Turun

Selama Ramadhan, Harga Barang di PIS Ada Yang Turun

698
0
Suasana penjualan ayam di Pasar Induk Sangatta (PIS)

SANGATTA (8/6-2018)
Harga sejumlah Sembako di Sangatta dan beberapa kecamatan di Kutim terpantau stabill, meski terjadi kenaikan masih hitungan wajar karena bervariasi antar Rp1000 hingga Rp5.000, namun ayam yang rata-rata naik mencapai Rp10 ribu. Jika ada yang naik, beberapa komoditas justru turun seperti caber merah biasa dari Rp40 ribu menjadi Rp35 ribu perkilogram, bawang putih dari Rp25 ribu menjadi Rp22 ribu perkilogram.
Pantauan Suara Kutim.com di Pasar Induk Sangatta (PIS), rata-rata dalam dua pekan terakhir harga barang masih stabil bahkan tidak ada yang mengalami kenaikan seperti minyak goreng, susu kental manis, serta cabe merah keriting.
Meski harga Sembako stabil, Polres Kutim yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) pangan aktif melakukan monitoring dan pangawasan. Kapolres Kutim, AKBP Teddy Ristiawan menerangkan Satgas Pangan yang dibentuk Polres Kutim terus berkoordinasi dengan instansi terkait melakukan monitoring dan pengawasan terhadap perkembangan harga-harga bahan kebutuhan pokok di pasaran.
Ia mengakui, meski tidak menerjunkan anggota khusus namun setiap harinya patroli dan pengecekan terhadap ketersediaan bahan pangan dan harga terus dilakukan, terlebih menjelang lebaran. “Saat tertentu, dilakukan pantauan langsung dengan berbagai cara seperti menyamar atau meminta informasi dari ibu-ibu yang pulang belanja,” beber kapolres.
Dia menandaskan, jika tiba-tiba terjadi lonjakan dilakukan penyelidikan apa penyebabnya karena biasanya harga naik akibat ketersediaan kurang. “Nah, kurangnya itulah yang jadi perhatian apakah karena keterlambatan kedatangan kapal dari Jawa atau Sulawesi, yang memang diketahui membawa sebagian besar bahan-bahan pokok yang saat ini dipasarkan di Kutim atau ada upaya penimbunan plus permainan antar pengepul atau agen,” ujarnya seraya menambahkan jika ada kesengajaan bisa dilakukan tindakan hukum yang tegas.(SK3)

Artikulli paraprakMotrik Bukti Komitmen PT KPC Tidak Hanya Menambang
Artikulli tjetërPemkab Kutim dan SKK Migas Siap Saling Mendukung Demi NKRI