Beranda kutim Seleksi CPNS Dijamin Tidak Terjadi KKN, Semua Dipantau dan Terekam CCTV

Seleksi CPNS Dijamin Tidak Terjadi KKN, Semua Dipantau dan Terekam CCTV

1092
0

SANGATTA (7/10-2018)
Tahapan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kutai Timur tahun 2018, terus berlanjut. Hingga saat ini, lebih 500 pelamar yang melakukan registrasi secara online dan menyerahkan pemberkasan kepada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKD) Kutim.
BKPP Kutim mentargetkan jumlah pelamar di Kutim bisa mencapai lebih dari 3.000 orang, untuk 243 formasi yang disediakan. Selain itu, ketersediaan perangkat komputerisasi untuk pelaksanaan tes sebanyak 100 unit beserta peralatan penunjang lainnya, dipastikan sudah siap 100 persen.
Sekretaris BKD Kutim, Rudi Baswan menyebutkan BKD Kutim sudah siap. Ia menyebutkan, selain peralatan dan penunjangnya yang sudah siap 100 persen,dalam seleksi penerimaan CPNS Kutim tahun ini dijamin bebas Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) karena tes dilakukan dengan system komputerisasi atau Computer Assisted Test (CAT) baik pada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) maupun pada seleksi kompetensi bidang (SKB). “Dipastikan tidak ada permainan, karena selama peserta melaksanakan tes hingga selesai, nilai masing-masing peserta akan terlihat secara umum pada layar televisi yang sudah di siapkan tim penyelenggara. Nantinya, hasil nilai tersebut yang akan dijumlahkan dan dirangking berdasarkan nilai tertinggi. Peserta juga sudah mengetahui berapa nilai yang dihasilkannya dan bisa menjumlahkan sendiri,” bebernya.
Disebutkan, pada saat pelaksanaan tes dilaksanakan oleh pihak Badan Kepegawaian Nasional (BKN) serta termonitor di CCTV. Sementara BKD Kutim, terangnya, hanya sebagai peyelenggara dan menyediakan tempat. “Untuk masuk ke dalam ruang tes, BKD Kutim tidak dizinkan. Hal ini untuk benar-benar menjaga trasfaransi dalam pelaksanaan seleksi, sehingga benar-benar peserta diadu secara kualitas intelektual,” teragnya.(SK3)

Artikulli paraprakLaut Tak Bersahabat, Bantuan Masyarakat Dikirim Lewat Balikpapan
Artikulli tjetërBantuan Kemanusiaan Warga Sangatta Dibawa KRI Surabaya