Beranda hukum Soal Tangkapan BNN Kaltim : Warga Sudah Lama Curiga, Namun Belum Punya...

Soal Tangkapan BNN Kaltim : Warga Sudah Lama Curiga, Namun Belum Punya Bukti

1478
0
Empat pengedara sabu yang ditangkap tim BNN Kaltim, Selasa (9/1) lalu di Gang Mandiri Sangatta Utara, serta tempat mereka ditangkap.

SANGATTA (13/1-2018)
Warga Gang Mandiri dan Taruna ternyata sudah lama mencurigai 4 oknum warga Sangatta yang ditangkap tim BNN Kaltim, Selasa (9/1) malam, sebagai pengedar atau pemaikai Narkotika namun mereka belum mempunyai bukti kuat untuk melaporkan ke polisi.
Kepada Suara Kutim.Com disebutkan, aktifitas di salah satu barakan yang berada di ujung Gang Mandiri, pada waktu tertentu kerap ramai terutama menjelang akhir pekan. “Banyak yang datang ke kamar nomor 2 itu, karena kondisi kamarnya selalu tertutup sementara jika malam tidak ada lampu penerangan apapun,” terang mereka.
Seperti diwartakan, sebanyak 4 orang warga Sangatta, Selasa (9/1) dibekuk jajaran Bandan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim. Keempatnya dibekuk pukul 19.45 Wita, seusai warga Gang Mandiri Desa Sangatta Utara melaksanakan shalat Isya.
Operasi penangkapan yang dilakukan di sebuah kamar kos itu, membuat 4 tersangka tak berkutik. Keterangan yang dihimpun Suara Kutim.com, ke empat tersangka sudah lama dicari namun selalu berpindah-pindah tempat.
Memang tidak diketahui berapa sabu yang berhasil diamankan, namun ke tersangka yang belum diketahui identitasnya tampak fly. “Ya, kami barusan pakai,” kata salah seorang tersangka ketika digiring menuju mobil.
Ketua RT X Desa Sangatta Utara, Alimuddin Rauf, sempat menyaksikan operasi penangkapan pengedar sabu di Gang Mandiri ini. “Sata pintu dibuka, ada empat orang didalamnya selain itu ditemukan sejumlah bungkusan yang disebut-sebut sabu,” kata Alimuddin.
Pengamatan Suara Kutim.com dalam rumah yang disewa ke 4 tersangka, memang kosong melompong kecuali satu kipas angina. Dalam ruangan bercat hijau, keempat tersangka seperti habis menggelar pesta sabu.
Jajaran BNN Kaltim selain mengamankan sabu, juga 2 unit sepeda motor dan Hand Phone. Menariknya, ketika petugas sedang melakukan intrograsi singkat sejumlah telepon terus bordering ke HP tersangka.
Penangkapan 4 pengedar sabu ini, tak diketahui warga sekitar maklum terjadi saat warga ingin beristirahat. Selain itu, depan kamar tak ada lampu penerangan sehingga gelap. (SK6/SK9)

Artikulli paraprakMahyunadi Desak Pemkab Kutim Lobi Pusat Soal DBH dan Royalty Seret
Artikulli tjetërWarga Muara Bengkal Gelar Ritual Tolak Bala Selama 3 Hari